BJ Habibie Pernah Antarkan Reza Rahadian yang Sakit Tifus ke RS

Kompas.com - 11/09/2019, 19:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie meninggalkan kesedihan mendalam bagi masyarakat Indonesia.

Perjalanan hidup BJ Habibie diabadikan dalam film Habibie dan Ainun hingga Rudy Habibie.

Ada cerita menarik saat proses syuting film Rudy Habibie.

Baca juga: Djarot Kenang Pengalamannya Diberikan Koleksi Buku oleh BJ Habibie

Saat itu, artis peran Reza Rahadian jatuh sakit saat syuting film Rudy Habibie pada Senin (28/3/2016).

Akibatnya, Reza Rahadian harus dilarikan ke Rumah sakit Medistra, Jakarta Selatan.

Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie ikut mengantarkan Reza ke rumah sakit dari lokasi syuting. 

Baca juga: BJ Habibie: Anak Indonesia Sekarang Harus Lebih Hebat dari Habibie...

CEO MD Picture Manoj Punjabi memutuskan untuk menghentikan proses syuting dan memulainya kembali setelah Reza sembuh.

"Ini memang film besar, berbiaya besar, yang tentunya banyak hal maupun target yang harus dicapai dari peluncuran film ini. Efisiensi waktu menjadi sangat penting dalam proses pencapaian sukses itu, tetapi bagi saya, kesehatan lebih penting, tidak melulu hal-hal yang sifatnya material semata," ujar Manoj melalui keterangan tertulis, Kamis (31/3/2016).

Manoj mengatakan, Reza sendiri terlihat antusias untuk melanjutkan pengambilan gambar film tersebut meskipun kesehatannya menurun.

Baca juga: Mengenang BJ Habibie Lewat 3 Camilan khas Makasar Favoritnya

Namun, Manoj enggan mengambil risiko tinggi tersebut.

"Saya instruksikan ke tim untuk segera menghentikan dulu syuting sampai dia benar-benar pulih kesehatannya," katanya.

Film Rudy Habibie merupakan prekuel dari film Habibie dan Ainun yang meraih kesuksesan pada 2012.

Baca juga: BJ Habibie Wafat, Wariskan Karya dari Kisah Cinta hingga Dirgantara

Selain syuting di Jakarta, film yang disutradarai Hanung Bramantyo itu melakukan pengambilan gambar di Jerman.

Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat. Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Baca juga: Mengenang Kisah Cinta Sejati Habibie dan Ainun dalam Film

Keponakan Habibie, Rusli Habibie, menyebutkan bahwa seluruh keluarga dekat sudah dipanggil dan berkumpul di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.