Para Musisi di Balkonjazz Jadi Influencer ke Balkondes Borobudur

Kompas.com - 14/09/2019, 11:54 WIB
Deretan musisi yang mengisi acara Balkonjazz Festival 2019 dalam jumpa pers di Balkondes Ngaran, Magelang, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.com/DIAN MAHARANIDeretan musisi yang mengisi acara Balkonjazz Festival 2019 dalam jumpa pers di Balkondes Ngaran, Magelang, Jumat (13/9/2019).
|

MAGELANG, KOMPAS.com - Balkonjazz Festival 2019 siap digelar di Balai ekonomi desa ( Balkondes) Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Magelang, Sabtu (14/9/2019) sore.

Ada alasan khusus mengapa festival musik tersebut digelar di Balkondes. Salah satunya untuk memajukan perekonomian lokal.

Para artis penampil diharapkan dapat menjadi influencer atau memberi pengaruh terhadap wisatawan untuk mengunjungi Balkondes yang terletak tak jauh dari Borobudur.

Ada Yura Yunita, Rio Febrian, Payung Teduh, Dialog Dini Hari, Langit Sore, Tashoora, Nostress, hingga Frau.

Baca juga: Halo Ndes! Dialog Dini Hari hingga Yura Ramaikan Balkonjazz Fest di Borobudur

"Saya senang bisa jadi bagian inisiatif memberdayakan masyarakat di sini. Semoga sungguh terberdayakan," ujar penyanyi solo Frau (Leilani Hermiasih) saat jumpa pers di Balkondes Ngaran, Magelang, Jumat (13/9/2019).

Sementara itu, bassist Payung Teduh, Aziz Kariko atau Comi mengaku tak sabar untuk manggung di tengah suasana perdesaan.

"Kami senang sekali bisa terlibat di sini. Enggak sabar bisa perform," kata Comi.

Vokalis band asal Bali, Dialog Dini Hari, Dadang 'Dankie' Pranoto mengatakan, musik bisa menjadi bahasa yang universal.

Lewat musik, diharapkan bisa menjadi kebaikan bagi masyarakat setempat.

Baca juga: Simak 5 Info Ini Sebelum ke Balkonjazz Festival 2019 di Borobudur

Begitu pula dengan band Nosstress yang mengaku batu pertama kali main di daerah Borobudur.

"Harapannya supaya benar-benar acara ini bisa mensejahterakan masyarakat lokal," kata vokalis Nosstress, Guna Warma 'Kupit'.

Adapun Balkondes merupakan program dari Kementerian BUMN sebagai pematik perekonomian lokal desa berbasis pariwisata (Community Based Tourism).

Balkondes layaknya desa wisata, di mana kawasan tersebut terdapat homestay hingga wisata kuliner. Saat ini sudah ada 20 Balkondes yang tersebar di Magelang. Masing-masing Balkondes memiliki pontensi khas desa tersebut.

Balkonjazz Festival 2019 sendiri digelar gratis untuk umum. Para musisi dijadwalkan tampil mulai pukul 03.00



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X