Film 6,9 Detik, Perjuangan Atlet Aries Susanti Raih Medali Emas

Kompas.com - 18/09/2019, 20:38 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengibarkan Bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pada kategori speed Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8/2018). ANTARA FOTO/INASGOC/IWAN CHERISTIANAtlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengibarkan Bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pada kategori speed Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegigihan atlet panjat tebing Aries Susanti Rahayu untuk meraih medali emas dalam ajang Asian Games 2018 diangkat ke layar lebar.

Kisahnya divisualkan dalam film berjudul 6,9 Detik garapan sutradara Lola Amaria.

Untuk diketahui, 6,9 Detik merupakan rekor standar internasional yang harus dipecahkan oleh para atlet pemanjat tebing bila ingin menjadi juara dalam cabang olahraga tersebut.

Bukan hanya kisah hidupnya yang diangkat, Aries juga dipercaya untuk memerankan dirinya sendiri dalam film ini.

Baca juga: Aries Susanti, Peraih 2 Medali Emas Asian Games, Disambut Ribuan Warga

Perempuan yang akrab disapa Ayu ini menangis ketika menonton film yang dibintanginya tersebut. Menurutnya, ia tak menyangka kegigihannya itu sampai dibuatkan sebuah film.

"Menangis jadi teringat masa lalu aja sih. Semoga bermanfaat dan kasih inspirasi ke semuanya dan memperkenalkan panjat tebing ke kancah kita dan internasional," ujar Aries di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

Jumpa pers film 6.9 Detik di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019). (dari kiri) Ariyo Wahab, Lola Amaria, dan Aries Susanti Rahayu.KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Jumpa pers film 6.9 Detik di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019). (dari kiri) Ariyo Wahab, Lola Amaria, dan Aries Susanti Rahayu.

Sementara, Lola Amaria menuturkan bila kisah Aries memang layak untuk diangkat ke layar lebar.

Baca juga: Aries Susanti Rahayu Raih Medali Perak di Piala Dunia Panjat Tebing

Kata Lola, latar belakang keluarga Aries yang sederhana bisa menjadi contoh bila kesuksesan bisa diraih meski banyak halangan.

"Jadi motivasinya dia diangkat sesuai kesepakatan dengan panjat tebing. Kemudian kami lakukan riset dan jadilah naskah ini beberapa bulan. Ada sport movie-nya, cuman kami membuat sebuah inspirasi, semiskin apapun kita kalau kita kerja keras pasti akan ada hasilnya kok," imbuh Lola.

Film ini juga turut dibintangi Aryo Wahab, Rangga Djoned dan masih banyak lagi. Film 6,9 Detik bakal tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia, pada 26 September 2019 mendatang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X