Senangnya Lukas Graham Dapat Batik Saat Konser di Indonesia

Kompas.com - 02/10/2019, 08:24 WIB
Lukas Graham tampil di The Hall Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIALukas Graham tampil di The Hall Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band asal Denmark Lukas Graham mengaku senang bisa tampil perdana di Indonesia, pada Selasa (1/10/2019).

Lukas Graham tampil dalam Konser bertajuk Lukas Graham The Purple Asian Tour – Live in Jakarta 2019 di The Hall Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan.

Salah satu hal yang disenangi, Lukas Forchhammer dan kawan-kawan adalah ketika dirinya mendapat sebuah kenang-kenangan berupa batik.

Di awal penampilan, Forchhammer juga sempat mengenakan batik bermotif garuda.

Baca juga: Jadi Artis Pembuka Konser Lukas Graham, Gisel Nyanyikan Indonesia Raya

Hal tersebut disampaikan Forchhammer usai penonton berteriak meminta mereka tampil kembali membawakan satu lagu terakhir sesuai permintaan ratusan penonton.

"Terima kasih bajunya omong-omong, istri aku ngeluh bajuku sama terus. Biru hitam grey, Sekarang aku punya yang baru," ucap Forchhammer berterimakasih.

Ia mengaku akan menceritakan pada istrinya ihwal pemberian batik saat konser di Indonesia.

"Aku akan bilang, jadi terima kasih sudah membuat baju handmade ini. Aku akan senang membawa batik ini pulang. Baju ini sangat spesial," imbuh Forchhammer.

Setelah itu, Lukas Graham pun kembali membawakan satu lagu terakhir berjudul "7 Years" sekaligus menutup penampilan mereka.

Lagu ini merupakan lagu pamungkas milik Lukas Graham.

Lagu ini juga telah mengantarkan Lukas Graham masuk nominasi Grammy Awards 2017.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X