4 Fakta Tentang Iis Dahlia yang Kehilangan Rp 225 Juta di London

Kompas.com - 04/10/2019, 13:56 WIB
Iis Dahlia Saat ditemui usai mengisi sebuah acara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019) KOMPAS.com/IRA GITAIis Dahlia Saat ditemui usai mengisi sebuah acara di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com- Pedangdut Iis Dahlia mengalami peristiwa tak mengenakkan saat berada di sebuah hotel di London.

Iis kehilangan uang sebesar 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 225 juta, ketika menyimpannya di safety box atau brankas hotel.

Kompas.com merangkum ada empat fakta tentang Iis Dahlia yang Kehilangan Rp 225 Juta di London sebagai berikut:

1. Tak hanya 15.000 dollar AS

Iis mengatakan, dia menaruh uang sebesar 15.000 dollar AS dan Rp 15 juta dalam bentuk rupiah di sebuah kantung. Dan kantung itu ditaruh di safety box atau brankas hotel.

"Aku selalu taruh uang di safety box kan. Hari pertama masih ada tuh. Hari kedua aku pergi tuh ke studionya Harry Potter nemenin anak-anak. Pas malam pulang udah enggak ada, aku taruh uangnya di pouch gitu," tutur Iis saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/10/2019).

Belakangan pihak hotel mengembalikan uang Iis hanya 15.000 dolar AS. Iis mengaku sudah mengikhlaskan Rp 15 juta rupiah yang tidak diganti pihak hotel.

2. Hari ulang tahun Devano

Peristiwa itu terjadi di hari ulang tahun putranya, Devano.

"Hari itu lagi ulang tahun Devano, udah rencana dinner, mau makan sama teman-temannya. Pas pulang ke hotel mau mandi, aku ngecek safety box udah enggak ada. Padahal uangnya itu aku taruh di pouch gitu," sambungnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X