Rekam 4 Lagu Populernya, Powerslaves Siapkan Album Kompilasi

Kompas.com - 07/10/2019, 11:44 WIB
Powerslaves dokumentasi PowerslavesPowerslaves

JAKARTA, KOMPAS.com - Band rock Powerslaves saat ini tengah merekam ulang empat lagu populer mereka dengan aransemen musik yang lebih segar.

Keempat laug tersebut "Impian, "Jika Kau Mengerti", "Find Our Love Again", dan "Hanya Kamu".

"Rekaman lama masternya ada di label lama. Akhirnya kami ambil langkah ngerekam ulang lagu-lagu lama," ujar pemain bas Anwar Fatahillah lewat keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (7/10/2019).

Selain Anwar, grup band yang digawangi oleh Heydi Ibrahim (vokal), Wiwiex Soedarno (kibord), dan Agung Yudha (drum) ini bermaksud merilis empat lagu tersebut sebagai sebuah karya album kompilasi.

Album kompilasi tersebut berisi lagu-lagu terbaik Powerslaves. Sebagai pembuka, band yang terbentuk pada tahun 1991 ini akan melepas versi anyar "Kau dan Aku" lebih dulu pada 24 Oktober mendatang.

"Kalau rencana paling dekat rilis 'Kau dan Aku' new version yang sudah dipakai di sinetron 'Anak Langit'. Video klipnya juga sudah ada. Setelah itu lanjut rilis per lagu dari empat lagu lama yang direkam ulang tadi," Heydi.

Adapun, keempat lagu daur ulang ini direkam di Royale Studio di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan.

Seluruh isian instrumen dan vokal sudah rampung, di mana pada lini gitar kali ini menampilkan Ambang Christ yang sebelumnya menjadi additional player untuk kebutuhan panggung.

Secara garis besar dalam aransemen musik nanti, Powerslaves kini lebih mengutamakan keharmonisan nada-nada dengan tidak mengubah pattern yang sudah melekat cukup lama di hati Slavers.

"Jujur perbedaan yang cukup mencolok adalah sound di mana teknologi cukup berbicara dalam proses recording di era milenial dengan tetap berangkat dari jiwa dan skill yang harus dipunyai sebagai musisi," kata Wiwiex Soedarno.

Anwar Fatahillah menambahkan bahwa suara Heydi juga lebih matang dibandingkan dengan tahun era 1990-an. Hal itu tergambar dari lagu "Jika Kau Mengerti".

"Dulu Heydi bernyanyi dengan menggunakan suara falseto, kali ini full suara lepas. Demikian juga sektor instrumen; drum, bass, gitar bisa lebih maksimal karena dukungan teknologi recording," tutup Anwar.

Sebagai informasi, sepanjang 28 tahun perjalanan kariernya, Powerslaves telah merilis album-album seperti; “Metal Kecil” (1995), “Metal Kartun” (1996), “Kereta Rock & Roll” (1998), “Powerslaves” (2002), “Ga’ Bakal Mati” (2004), “Jangan Kau Mati” (EP, 2010), “100% Rock N Roll” (2012), dan “Rock Kebangsaan”.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X