Sutradara Maleficent Bicara soal Manusiawi dan Ibu yang Protektif

Kompas.com - 19/10/2019, 10:34 WIB
Angelina Jolie dalam film Maleficent: Mistress of Evil. IMDbAngelina Jolie dalam film Maleficent: Mistress of Evil.

KOMPAS.com - Sutradara film Maleficent: Mistress of Evil, Joachim Rønning, mengatakan, karakter Maleficent (Angeline Jolie) dan Aurora (Elle Fanning) mengalami perkembangan.

Saat film pertama yang rilis 2014 lalu, kata Joachim, dua karakter tersebut masih penuh dengan emosional antara hubungan orangtua dan anak.

"Pada film kedua, hubungan menjadi lebih dalam karena Maleficent mencoba menjaga Aurora dan menjadi lebih manusiawi," kata Joachim melalui sambungan telepon kepada Kompas.com, baru-baru ini.

Joachim berujar, Maleficent juga lebih protektif kepada Aurora yang merupakan anak angkatnya. Hal itu biasa terjadi di kehidupan antara antara ibu dan anak.

Baca juga: Sinopsis Maleficent 2 yang Tayang Hari Ini di Bioskop

"Maleficent sangat protektif terhadap Aurora seperti yang kita lakukan terhadap anak kita sendiri," kata Joachim.

"Di film ini, Maleficent juga menyadari jika bukan hanya dia peri yang berada di dunia ini, masih ada Maleficent lainnya di luar sana," sambung Joachim.

Kisah Maleficent yang ditangani sutradara Joachim Ronning, berbeda dari film pertama yang disutradarai oleh Robert Stromberg.

Setelah Raja Stefan (Sharlot Copley) meninggal, anak kandungnya, Aurora (Elle Fanning), menjadi Ratu dari Moors yang di bawah perlindungan Maleficent ( Angelina Jolie).

Kehidupan Aurora bersama Maleficent dan penghuni Moors berlangung damai dan tentram.

Baca juga: Angelina Jolie Kembali Jadi Peri Bertanduk dalam Trailer Maleficent: Mistress of Evil

Suatu ketika, Pangeran Philips (Harris Dickinson), ingin menyatakan cinta dan ingin menikahi Aurora.

Pernikahan tersebut bukan semata-mata karena Philips mencintai Aurora saja, melainkan ingin menyatukan dua bangsa berbeda.

Pertentangan pun terjadi lantaran bangsa peri dan manusia selama ini tidak akur. Meski Aurora adalah manusia, ia mewakili penghuni Moors yang merupakan para peri. Aurora tumbuh dan hidup bersama para peri.

Di balik adanya pertentangan, masih ada pihak dari kedua kubu yang ingin adanya perdamaian. Mereka ingin antara bangsa peri dan manusia hidup bergandengan.

Film Maleficent: Mistress of Evil atau Maleficent 2 yang berdurasi 1 jam 58 menit ini tayang di jaringan bioskop Tanah Air pada Rabu, 16 November 2019.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X