Idap Autoimun, Ashanty Takut Bertemu Orang hingga Dijaga Tim Dokter

Kompas.com - 20/10/2019, 09:23 WIB
Anang Hermansyah dam Ashanty di kawasan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10/2019). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanAnang Hermansyah dam Ashanty di kawasan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi Ashanty beberapa waktu terakhir mengejutkan banyak orang setelah dirinya diketahui mengidap gejala autoimun.

Autoimun diartikan sebagai kondisi ketika sistem imun mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsi normalnya.

Gangguan karena autoimun ini bisa menyebabkan berbagai penyakit yang kemudian dikenal sebagai penyakit autoimun.

Berikut seputar Ashanty dan penyakitnya serta sejumlah penanganan terhadap dirinya.

Baca juga: Didiagnosis Autoimun, Ashanty: Aku Enggak Takut Mati...

Berikut rangkumannya:

Takut bertemu orang

Penyanyi Ashanty mengaku mulai mengalami trauma saat bertemu orang akibat penyakit autoimun.

"Aku tuh sekarang jadi takut banget ketemu orang," kata Ashanty di kawasan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10/2019).

Baca juga: Ashanty Terharu Dijenguk Putra, Bocah Yatim Piatu Penjual Cilok

Ketakutan itu lantaran Ashanty takut dengan sebuah pertanyaan yang akan menganggu pikirannya.

"Yang aku takuti, aku takut ditanyai tentang penyakit aku (autoimun)," ujar Ashanty.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X