Terkait Laporan Rizky Febian, Polisi Akan Koordinasi dengan Pihak Rumah Sakit

Kompas.com - 07/01/2020, 20:01 WIB
Penyanyi Rizky Febian memberi keterangan tentang kematian ibunya, Lina, di Jalan Neptunus, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020). Tribun Jabar/Mega NugrahaPenyanyi Rizky Febian memberi keterangan tentang kematian ibunya, Lina, di Jalan Neptunus, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga mengakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit yang menangani meninggalnya Lina Zubaedah.

Hal itu dilakukan setelah anak mendiang Lina, penyanyi Rizky Febian, melapor ke Polrestabes Bandung terkait adanya kejanggalan atas kematian ibunya.

Baca juga: Rizky Febian Curiga Ada Luka Lebam, Jenazah Lina Akan Diotopsi?

"Didalami dulu, penyidik melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit waktu almarhumah dibawa," kata Saptono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/1/2019).

Saptono berujar, pihaknya akan mengecek rekam jejak medis dari Lina. Sebelum meninggal, Lina dibawa ke Rumah Sakit Al Islam Bandung.

Jika dari pihak rumah sakit menemukan adanya ketidakwajaran, lanjut Saptono, maka penyidik akan menindaklanjuti laporan dari Rizky.

Baca juga: Curigai Lebam pada Jenazah Ibunya, Rizky Febian Bawa Bukti Apa ke Polisi?

Rizky sendiri melapor ke polisi karena curiga ada lebam di tubuh Lina.

"Dari laporannya bahwa kecurigaan itu adanya luka lebam di tubuh almarhum," kata Saptono.

Dalam laporan tersebut, kata Saptono, dugaan adanya lebam tersebut berdasarkan penglihatan Rizky secara langsung.

Baca juga: Rizky Febian Laporkan Kejanggalan Kematian Ibunda, Siapa Terlapornya?

"Ya, kondisi yang dia (Rizky yang) lihat, yang dia tahu dari kondisi almarhumah diketahui ada lebam. Tentunya kan kami perlu dalami dari keterangannya," ucap Saptono.

Sementara itu, Saptono mengatakan bahwa Rizky belum menyebutkan terlapor dalam pelaporan kejanggalan kematian sang ibunda.

"Terlapornya belum ada, baru laporan kejanggalan kematian almarhumah. Makanya laporan masyarakat, bukan laporan model A polisi," ujar Erlangga.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X