Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Kompas.com - 26/02/2020, 10:45 WIB
Pemain musik, pencipta lagu, dan produser musik kenamaan Indonesia, Erwin Gutawa, diwawancara di kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Kamis (1/10/2015). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPemain musik, pencipta lagu, dan produser musik kenamaan Indonesia, Erwin Gutawa, diwawancara di kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

KOMPAS.comErwin Gutawa Sumapraja atau yang lebih dikenal dengan Erwin Gutawa merupakan seorang komponis kenamaan Tanah Air.

Pria kelahiran 16 Mei ini sering kali memproduseri dan juga menata musik untuk beberapa konser musik besar di Tanah Air, seperti konser Ruth Sahanaya, Chrisye, dan Rossa.

Sebelum menjadi seorang komponis terkenal seperti sekarang ini, Erwin Gutawa dikenal sebagai salah satu aktor cilik nasional di era awal 1970-an.

Baca juga: Penyesalan Erwin Gutawa pada Mendiang Chrisye

Saat itu, ia pernah membintangi beberapa film, seperti Sebatang Kara (1973), Jangan Kau Tangisi (1974), dan Permata Bunda (1974).

Pada tahun 1980, ia menjadi bassist pada orkes Telerama pimpinan Isbandi yang ditayangkan di TVRI.

Setelah menyelesaikan studinya di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) dengan jurusan Arsitektur, Erwin Gutawa akhirnya memutuskan sepenuhnya fokus di dunia musik.

Baca juga: Serba-serbi Rencana Konser Chrisye Live by Erwin Gutawa

Ia juga sempat tergabung dalam sebuah band fusion jazz pada tahun 1985 hingga 1993 dengan nama Karimata dan telah merilis lima album.

Akhirnya pada tahun 1993, ia resmi mendirikan Erwin Gutawa Orkestra.

Erwin Gutawa mendirikan sebuah sekolah musik untuk orang-orang yang ingin mengembangkan kemampuan bermain alat musik hingga menambah wawasan bermusik yang diberi nama Erwin Gutawa Music School (EGMS), di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca juga: Rekaman Suara Chrisye Akan Direstorasi demi Konser Chrisye Live by Erwin Gutawa

Erwin Gutawa merupakan suami Lulu Gutawa dan telah dikaruniai dua anak yang diberi nama Gita Gutawa dan Aura Gutawa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X