Profil Reza Artamevia, Penyanyi yang Populer Lewat Lagu "Pertama"

Kompas.com - 05/09/2020, 18:03 WIB
Reza Artamevia dalam konferensi pers The 90s Festival di Foodism, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGReza Artamevia dalam konferensi pers The 90s Festival di Foodism, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Reza Artamevia meraih popularitas lewat lagu "Pertama".

Lagu tersebut menduduki peringkat pertama tangga lagu di Indonesia.

Tetapi, kiprah Reza Artamevia di blantika musik Tanah Air tidak dimulai secara instan.

Bakat menyanyi perempuan kelahiran 29 Mei 1975 ini sudah terlihat sejak dia masih kecil.

Reza kecil pernah menjuarai lomba lagu anak TVRI di tahun 1985. Yang paling diketahui, Reza juga pernah terlibat sebagai penyanyi latar grup band Dewa 19.

Baca juga: Reza Artamevia Diamankan Polisi Terkait Kasus Narkoba

Kemudian, pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani yang seperti mengetahui bakat Reza lantas berniat mengorbitkannya sebagai solois.

Muncul dengan singel "Pertama", Reza Artamevia mendulang popularitas dan juga kesuksesan.

Lewat lagu yang ada di album Keajaiban (1997) itu, Reza Artamevia meraih banyak penghargaan.

Album kedua Reza yang bertajuk Keabadian juga tak kalah sukses.

Ia bahkan menggaet musisi senior Jepang, Masaki Ueda untuk lagu berjudul "Biar Menjadi Kenangan" yang masih enak didengarkan hingga saat ini.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X