Kompas.com - 27/11/2021, 08:41 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Penyanyi Yogyakarta Bagus Dwi Danto harus berhadapan dengan Pidi Baiq di DCDC Pengadilan Musik gara-gara album barunya, Kudu.

Seperti biasa, Pidi Baiq yang bertindak sebagai jaksa bersama Budi Dalton melemparkan pertanyaan-pertanyaan serius nan kocak kepada terdakwa, Bagus Dwi Danto.

Sidang yang dipimpin artis Man Jasad ini pun mengungkap sisi lain Bagus Dwi Danto yang fenomenal dengan Sisir Tanah-nya.

Bagus Dwi Danto adalah sosok di balik nama Sisir Tanah. Ia dikenal sebagai musisi yang aktif terjun dalam berbagai kegiatan aktivisme sosial dan gerakan akar rumput.

Keterlibatan Bagus secara personal dalam banyak ruang penderitaan warga yang menjadi korban atas perampasan hak-hak sipil, penggusuran, hingga praktik ketidakadilan berbekas dan meninggalkan jejak sejarah perlawanan dalam setiap karyanya.

Kesunyian nyanyiannya mengantar pendengar pada pengalaman otentik menyoal kegelisahan, kekecewaan, kemarahan, dan kebencian pada kehidupan dunia nyata yang sedang tidak baik-baik saja.

Setelah sukses dengan Sisir Tanah yang berjalan satu dekade, Bagus tiba-tiba memutuskan untuk menjadi solois.

"Kenapa harus solois? Harusnya kan 'jogjais'?" ujar Pidi Baiq dan Budi Dalton diikuti gelak tawa penonton DCDC Pengadilan Musik di Kafe The Panas Dalam Bandung, Jumat (26/11/2021) malam.

Dengan gaya kalemnya, Bagus mengatakan, keputusan itu diambil karena kurang modal. Sebab yang namanya band harus patungan.

Di persidangan, Bagus pun menceritakan album barunya yang mengangkat musik folk. Album ini menceritakan perjuangannya melewati masa kelam kala dunia dicengkram pandemi.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.