Kompas.com - 23/12/2021, 08:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Video YouTuber asal Klaten, Minto Suwito Siyam atau lebih dikenal dengan nama Mbah Minto, pertama kali viral karena kontennya mengenai gagal mudik.

Saat itu Mbah Minto muncul di konten YouTube Ucup Klaten dengan video parodi Dagelan Jowo Eps4.

Diceritakan dalam video tersebut, Mbah Minto tinggal di kampung, sedangkan anaknya pergi merantau.

Walaupun rindu, Mbah Minto melarang anaknya pulang kampung karena mengikuti imbauan pemerintah agar tidak menyebarkan virus corona.

Baca juga: YouTuber Mbah Minto Klaten Meninggal Dunia

Lucunya, dalam video tersebut Mbah Minto memang mengingatkan agar tidak pulang demi kesehatan, tetapi meminta anaknya tidak lupa mengirimkan uang.

Video tersebut ditonton hingga lebih dari 3 juta kali dan sempat viral.

Bahkan sempat digunakan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai kampanye untuk tidak mudik.

Sejak saat itu, konten-konten Ucup Klaten bersama Mbah Minto selalu ditonton hingga hampir jutaan kali.

Dari beberapa kontennya bersama Ucup Klaten, Mbah Minto digambarkan sebagai nenek-nenek yang gaul dan tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman.

Sempat bekerja serabutan, penghasilan Mbah Minto ini dikabarkan awalnya hanya Rp 20.000.

Namun, seiring bertambahnya popularitas, honor Mbah Minto meningkat antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000 sekali produksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.