Kompas.com - 30/12/2021, 18:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pesepakbola Bambang Pamungkas dipastikan akan segera dipanggil oleh Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penelantaran anak dengan pelapor Amalia Fujiawati, mantan istri sirinya.

Pemeriksaan terhadap Bambang Pamungkas atau Bepe rencananya akan dilakukan pada awal Januari 2022.

Apa yang terjadi pada Bambang Pamungkas? Berikut kronologi kasus yang dihadapi pesepakbola dengan sebutan Bepe itu.

Pernikahan siri

Amalia mengaku telah menikah siri dengan Bambang Pamungkas pada Mei 2018.

Baca juga: Amalia Fujiawati Laporkan Bambang Pamungkas, Sebut Upaya Hukum Terakhir

Dalam pernikahan tersebut Amalia menuding Bambang Pamungkas culas karena tidak ingin memakai identitas asli.

Dari pernikahan tersebut Amalia dikaruniai dua orang anak.

Renansya Ayu Anjarni yang lahir tahun 2019 dan satu orang anak lagi yang tak lama dilahirkan setelah berpisah dari Bepe.

Keduanya disebut bercerai secara lisan pada tahun 2020 tanpa diketahui apa alasannya.

Amalia menggugat Bambang Pamungkas untuk memperjuangkan hak asal usul dan nafkah anaknya.

Ajukan gugatan

Pada 18 Maret 2021 Amalia Fujiawati menggugat Bambang Pamungkas ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan terkait asal usul anak dan nafkah anak.

Baca juga: Amalia Fujiawati Laporkan Dugaan Penelantaran Anak, Bambang Pamungkas Terancam Lima Tahun Penjara

Setelah sempat beberapa kali penundaan sidang dengan agenda mediasi, gugatan tersebut resmi ditolak pada September 2021 karena tidak ada hasil tes DNA yang diajukan sebagai bukti.

Selain itu gugatan juga ditolak karena pernikahan Amalia Fujiawati dengan Bambang Pamungkas tidak terbukti.

Lakukan tes DNA

Amalia Fujiawati usai melaporkan Bambang Pamungkas di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/12/2021). KOMPAS.com/Revi C Rantung Amalia Fujiawati usai melaporkan Bambang Pamungkas di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Untuk membuktikan anaknya, Anjani merupakan anak kandung Bepe, Amalia melakukan tes DNA dengan sampel darah anak Bambang Pamungkas bernama Jane Abel.

September 2021 Amalia mengungkap hasil tes DNA anaknya, Anjani 92,3 persen identik dengan Bambang Pamungkas.

Bukti itu yang kemudian digunakan Amalia ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Amalia melaporkan Bambang Pamungkas

Pada 2 Desember 2021, Amalia resmi melaporkan Bepe ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penelantaraan anak.

Laporan Amalia Fujiawati tertuang dalam surat laporan bernomor LP/B/6039/XII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Baca juga: Gugatannya Ditolak, Amalia Fujiawati Tak Kecewa dan Berikan Selamat ke Bambang Pamungkas

Laporan polisi ini merupakan langkah terakhir bagi Amalia Fujiawati demi masa depan anaknya kelak, terutama dalam bidang administrasi.

Ancaman hukuman

Bambang Pamungkas disangkakan dengan pasal 76B juncto 77 B dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.