Kompas.com - 17/08/2022, 08:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lagu koplo "Joko Tingkir Ngombe Dawet" tengah menjadi pro dan kontra.

Di satu sisi ini lagu ini viral di FYP TikTok karena bagi sebagian orang nadanya enak didengar. Namun di sisi lain liriknya dianggap tidak pantas.

Sebab, liriknya mengandung nama "Joko Tingkir", pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Pajang yang berkuasa antara 1568-1582.

Kata Joko Tingkir langsung muncul di kalimat pertama liriknya.

Lagu ini pun diprotes sejumlah pemuka agama.

Sekilas lirik lagu ini berisi tentang tak usah memikirkan hal yang membuat kepala pusing dan tetaplah bekerja.

Baca juga: Joko Tingkir Ngombe Dawet

Lagu ini pertama diunggah oleh YouTube Tama Halu 008 pada 2021 dengan judul "PARIKAN - RASAH DI PIKER MARAI MUMET" atau pantun dalam bahasa Jawa.

Akun yang berisi seorang pria dewasa dan anak kecil itu memang kerap mengunggah video melagukan pantun-pantun jenaka.

Sosok di balik akun tersebut adalah Ronald Dwi Febrianzah. Dalam video YouTube klarifikasinya, Ronald mengaku dia sama sekali tidak tahu tentang nama Joko Tingkir.

Ia telah mengubah lirik dan sudah tidak lagi menggunakan nama Joko Tingkir lagi.

Baca juga: Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Minta Maaf Usai Lagunya Dianggap Lecehkan Ulama

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.