Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/08/2022, 20:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang penghargaan Academy Awards atau Oscar periode 2010 hingga 2020 diwarnai oleh film-film yang beragam.

Salah satunya tentu saja kemenangan Parasite pada tahun 2020 yang berkesan bagi masyarakat Asia.

Pada periode ini, beberapa film yang mengangkat isu rasisme berhasil menang dan membawa Piala Oscar.

Apa saja film-film yang memenangkan Best Picture dari periode 2010-2020?

Poster film The Hurt LockerIMDb Poster film The Hurt Locker

The Hurt Locker (2010)

The Hurt Locker adalah film drama perang thriller Amerika Serikat tahun 2009 yang disutradarai oleh Kathryn Bigelow dan diproduseri oleh Kathryn Bigelow, Mark Boal, Nicolas Chartier dan Greg Shapiro.

Film ini bercerita tentang sebuah tim di Perang Irak yang menjadi sasaran pemberontak.

Baca juga: Daftar Film Terbaik Oscar dari 2000-2010

Colin Firth dalam film The King's Speech (2010).IMDb Colin Firth dalam film The King's Speech (2010).

The King's Speech (2011)

The King's Speech merupakan film drama sejarah Inggris yang fokus mengarahkan ceritanya pada kehidupan Raja George VI.

Raja George VI berjuang mengatasi gagapnya dengan bantuan Lionel Logue, seorang terapis bahasa yang diperankan oleh Geoffrey Rush.

Logue kemudian mendapat tugas berat ketika harus membantu George membuat siaran radio pertamanya pada deklarasi perang Inggris di Jerman pada tahun 1939.

Jean Dujardin dan Bérénice Bejo di film The Artist (2011).IMDb Jean Dujardin dan Bérénice Bejo di film The Artist (2011).

The Artist (2012)

The Artist adalah sebuah film unik yang berhasil memenangkan Oscar tahun 2012.

Film bergenre drama komedi romantis ini dibuat dengan gaya film bisu dan nuansa hitam-putih.

Cerita filmnya sendiri berfokus pada hubungan seorang bintang film bisu tua dan aktris muda yang bersinar.

Film ini mengambil latar Hollywood tahun 1927 dan 1932, di mana perfilman bisu mulai tergantikan oleh film suara.

Baca juga: Produser Oscar Buka Suara soal Permintaan Maaf Will Smith kepada Chris Rock

Ben Affleck (tengah), George Clooney (kanan), dan Grant Heslov merayakan kemenangan film Argo di panggung Academy Awards 2013.AFP PHOTO Ben Affleck (tengah), George Clooney (kanan), dan Grant Heslov merayakan kemenangan film Argo di panggung Academy Awards 2013.

Argo (2013)

Argo merupakan film drama thriller yang disutradarai dan dibintangi oleh Ben Affleck.

Bertindak di bawah kedok produser Hollywood yang mencari lokasi untuk film aksi ilmiah, seorang agen CIA melakukan operasi berbahaya untuk menyelamatkan enam orang Amerika di Teheran selama krisis penyanderaan di Iran pada 1979.

Steve McQueen (tengah) menerima penghargaan Best Picture atau film terbaik Oscar 2014 untuk film 12 Years a Slave.Kevin Winter/Getty Images/AFP Steve McQueen (tengah) menerima penghargaan Best Picture atau film terbaik Oscar 2014 untuk film 12 Years a Slave.

12 Years a Slave (2014)

Film drama sejarah epik ini merupakan adaptasi dari memoar berjudul sama tentang Solomon Northup, seorang kulit hitam yang diculik di Washington DC pada tahun 1841.

Ia dijual sebagai budak sampai akhirnya bekerja di sebuah perkebunan di negara bagian Louisiana selama 12 tahun.

Ceritanya cukup mengharukan di mana isu rasial masih menjadi hal yang menakutkan di Amerika pada masa itu.

Baca juga: Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2022, Film Dune Raup 6 Piala

Michael Keaton dalam film BirdmanFox Searchlight Pictures Michael Keaton dalam film Birdman

Birdman (2015)

Film drama komedi karya Alejandro Inarritu ini sukses membawa pulang Piala Oscar dengan ceritanya.

Birdman mengisahkan tentang seorang aktor superhero yang sudah habis kariernya berusaha untuk kembali dengan menulis, menyutradarai, dan bermain dalam produksi Broadway.

Spotlight (2015), Kisah nyata tentang bagaimana Boston Globe mengungkap skandal besar pelecehan anak dan menutup-nutupi Keuskupan Agung Katolik setempat, mengguncang seluruh Gereja Katolik sampai ke intinya.IMDB Spotlight (2015), Kisah nyata tentang bagaimana Boston Globe mengungkap skandal besar pelecehan anak dan menutup-nutupi Keuskupan Agung Katolik setempat, mengguncang seluruh Gereja Katolik sampai ke intinya.

Spotlight (2016)

Mengangkat cerita tentang tim jurnalis investigasi yang menguak kasus pelecehan seksual terhadap anak oleh beberapa pastur gereja Katolik Roma di Boston mengantar Spotlight merain Oscar.

Film ini diangkat dari kisah nyata yang dilakukan oleh kantor berita The Boston Globe hingga mendapatkan Pulitzer Prize for Public Service tahun 2003.

Spotlight menampilkan Mark Ruffalo, Michael Keaton, Rachel McAdams, John Slattery, Brian d'Arcy James, dan Liev Schreiber sebagai anggota tim jurnalis investigasi.

Baca juga: Daftar Film Terbaik Oscar dari 2000-2010

Para bintang dan kreator film Moonlight berpose dengan trofi Best Motion Picture - Drama dalam Golden Globe Awards 2017 yang dihelat di The Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, California, Minggu (8/1/2017).ROBYN BECK/AFP Para bintang dan kreator film Moonlight berpose dengan trofi Best Motion Picture - Drama dalam Golden Globe Awards 2017 yang dihelat di The Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, California, Minggu (8/1/2017).

Moonlight (2017)

Malam penghargaan Oscar di tahun 2017 menjadi salah satu yang paling diingat oleh penonton ketika host salah membacakan pemenang kategori Best Picture.

Presenter Warren Beatty membuka amplop pemenang Best Picture dan berhenti sejenak sebelum memberikannya kepada Faye Dunaway.

Dunaway kemudian mengumumkan bahwa La La Land sebagai pemenangnya diiringi riuh tepuk tangan.

Di tengah pidato kemenangannya, tim Academy Awards akhirnya menyela dan mengumumkan terjadi kesalahan pemenang.

Moonlight kemudian diumumkan sebagai pemenang dan berhasil mengalahkan La La Land.

Baca juga: BTS Muncul Secara Virtual di Oscar 2022


The Shape of Water (2018)

Film bergenre fiksi ilmiah jarang meraih penghargaan.

Namun, semua itu terbantahkan oleh kemenangan The Shape of Water pada tahun 2018.

Film drama fantasi tentang cinta seorang penjaga laboratorium bisu dengan makhluk air ini membawa pulang piala Oscar untuk kategori Best Picture.

Viggo Mortensen dan Mahershala Ali dalam film Green Book (2018).Dreamworks Pictures Viggo Mortensen dan Mahershala Ali dalam film Green Book (2018).

Green Book (2019)

Green Book menjadi film tentang rasisme ketiga selama periode 2010-2020 yang meraih Best Picture.

Film ini merupakan biografi seorang musisi kulit hitam terkenal yang kebingungan mencari sopir pribadi untuk menjalani tur konsernya.

Dinamika dua karakter yang berbeda ini akhirnya menjadi sebuah cerita unik dan menyejukkan hati.

Baca juga: Tampar Chris Rock, Will Smith Di-blacklist dari Oscar Selama 10 Tahun

Para pemain film Parasite.Soompi Para pemain film Parasite.

Parasite (2020)

Masalah kelas sosial dan diskriminasinya ditampilkan oleh sutradara Bong Joon Ho dalam film Parasite.

Film komedi drama thriller ini menjadi film Korea Selatan pertama yang berhasil meraih Best Picture di Oscar.

Selain itu, Parasite juga memenangkan kategori Best International Feature Film di saat bersamaan.

Baca juga: Daftar Film Terbaik Oscar dari 2000-2010

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+