Rugi Puluhan Juta Per Bulan, Aquarius Mahakam Akan Ditutup - Kompas.com

Rugi Puluhan Juta Per Bulan, Aquarius Mahakam Akan Ditutup

Irfan Maullana
Kompas.com - 09/12/2013, 18:30 WIB
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Toko musik Aquarius di Jalan Mahakam, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menggelar diskon hingga 50 persen sejak awal Desember 2013 hingga, menurut keterangan pengelolanya, akan ditutup pada akhir Desember 2013 karena merugi terus sedari dua tahun lalu.
JAKARTA, KOMPAS.com -- Salah satu toko penting yang khusus menjual produk fisik hasil rekaman musik di Jakarta, Aquarius, yang terletak di Jalan Mahakam, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akan ditutup. Toko yang terkenal dengan nama Aquarius Mahakam itu merugi karena produk fisik hasil rekaman musik sepi peminat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ko Alyaw, salah seorang petinggi toko di bawah perusahaan rekaman PT Aquarius Musikindo itu.

"Kami sudah cukup ambil langkah untuk atasi situasi pasar ini, yang, asumsi saya, akibat dari perkembangan teknologi dan ada faktor lain juga. Akhirnya, dari kondisi ini, semua (beban biaya) tidak tertutup (oleh pendapatan)," kata Alyaw ketika diwawancara oleh Kompas.com per telepon di Jakarta, Senin (9/12/2013).

Sejak dua tahun lalu, menurut Alyaw, setiap bulan Aquarius Mahakam merugi.

"Kalau untuk satu bulan, bisa loss puluhan juta (rupiah) lah, karena operational cost agak tinggi. Itu meliputi pembayaran karyawan, pembayaran listrik, beli alat segel (untuk kaset atau CD), semua harus ada pengeluaran rutin," jelasnya.

Akibatnya, Aquarius Mahakam kehabisan peluru untuk terus bertempur.

"Kami sudah kehabisan peluru. Ya, memang sudah saatnya, (produk) fisik enggak ada peminat," lanjut Alyaw.

Aquarius Mahakan akhirnya memilih untuk menjual barang-barang mereka dengan harga diskon, dari awal Desember 2013 hingga, sesuai rencana, tutup pada akhir Desember 2013.

"Kami rencana akhir Desember ending (tutup). Memang, selama ini untuk pembelian (produk) fisik kami turun. Dan, kedua, kami jual murah buat teman-teman kolektor. Lagi pula, kami masih punya katalog (koleksi produk fisik) bagus-bagus," kata Alyaw.

"Kami kasih diskon 50 persen untuk maksimal pembelian lima keping CD. Atau, kalau beli satu, kami kasih 10 persen, 20 pesen kalau beli dua, jadi selalu bertambah. Tapi, yang kami sale itu hanya barang kami, bukan barang milik kerja sama dengan label yang tidak lagi sale ya. Soalnya,  mereka kan hanya titip jual atau titip edar saja di toko kami. Untuk DVD juga sama, tapi itu yang barang kami, bukan yang titip edar. Dan, setelah sembilan hari berjalan sale, kolektor pelanggan kami antusias ya," terangnya lagi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIrfan Maullana
EditorAti Kamil
Komentar

Close Ads X