"Ya, karena aku malu. Aku di sana mau menghibur. Tapi aku enggak bisa. Di sana ternyata terjadi razia narkoba di klub itu," ujar Amel dalam wawancara usai mengisi program bincang-bincang Rumpi, di Gedung Trans, Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2015).
Kata Amel, ia sempat marah kepada aparat yang melakukan razia tersebut lantaran dirinya diperlakukan tidak baik. "Aku sempet agak marah. Kenapa harus aku duluan, enggak yang lain, aku enggak dimintain identitas, lalu baru dipanggil, aku diseret ke toilet dan harus dites urine," ucap Amel.
Meski demikian, ia akhirnya tak memperpanjang masalah tersebut. Hanya saja, lagi-lagi Amel geram. "Aku enggak apa-apa di bawa ke toilet. Tapi harusnya aku pakai jaket atau apa dulu. Aku diseret," tuturnya.
Dalam wawancara beberapa hari lalu, Amel mengatakan, hasil tes urinenya negatif dari kandungan obat-obatan terlarang. "Semuanya negatif pas aku dites. Aku antinarkoba," ucapnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.