Ilham Muji Riyanto Lestarikan Tari Tradisional Lewat “Kain Jlamprang” - Kompas.com

Ilham Muji Riyanto Lestarikan Tari Tradisional Lewat “Kain Jlamprang”

Sintia Astarina
Kompas.com - 28/08/2017, 21:37 WIB
Ilham Muji Riyanto selaku pendiri Sanggar Tari Cipta Budaya berpose usai wawancara di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2017).KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA Ilham Muji Riyanto selaku pendiri Sanggar Tari Cipta Budaya berpose usai wawancara di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Koreografer muda pendiri Sanggar Tari Cipta Budaya, yakni Ilham Muji Riyanto, akan turut serta dalam Jakarta Dance Meet Up (JDMU) #2 di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017) mendatang.

Ia pun akan menyajikan pertunjukan tari bertajuk Kain Jlamprang, yang berkisah soal masyarakat Betawi era dulu yang hidupnya serba susah. Tarian dengan kain jlamprang pun hadir mewarnai sulitnya kondisi masyarakat kala itu.

Ketika ditemui di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2017), Ilham menjelaskan lebih lanjut soal pementasan Kain Jlamprang yang diciptakannya itu.

“Saya membuat karya berjudul Kain Jlamprang. Jlamprang ini ada singkatannya, jaman lagi perang. Sejarahnya saya ambil dari Betawi pinggiran. Tujuannya untuk penari-penari saya supaya mereka lebih mencintai budaya tradisi karena kain jlamprang ini hampir mirip kain Betawi, tumpal,” ujar Ilham.

“Kebetulan saya ingin mempromosikan karya saya ke JDMU. Jadi JDMU bisa jadi wadah bagi para seniman. Bagus banget,” sambungnya.

[Baca juga: Ilham Muji Riyanto Keliling Indonesia Demi Belajar Tari Nusantara]

Peraih penghargaan Festival Lebaran Betawi 2016 ini berujar, sebagai koreografer, ia punya peranan penting dalam menciptakan tarian dengan makna kebudayaan di dalamnya.

“Ini penting sekali karena koreografer dituntut menciptakan karya seni yang baru, yang mana ada koreografer yang menciptakan dari apa yang dia mau,” jelas Ilham.

“Saya ingin menciptakan Kain Jlamprang, ini sudah punah banget. Kalau dicari sekarang juga udah enggak ada tuh kain. Itu beneran ada kainnya, tapi sekarang udah enggak diperjualbelikan. Saya mau memunculkan itu kembali,” lanjutnya.

Dalam pertunjukan di JDMU #2 nanti, rupanya Ilham juga akan turut berpartisipasi sebagai penari.

“Kami akan menyajikan delapan penari wanita dan satu penari pria yang mana itu saya sendiri. Untuk durasi sepuluh menit,” ujar Ilham.

“Untuk latihan kami lumayan lama dari dua bulan lalu. Jadi ditunggu aja,” tutupnya sambil mengulas senyum.

[Baca juga:Pementasan Jakarta Dance Meet Up #2 Kembali Libatkan Pengamat]

PenulisSintia Astarina
EditorBestari Kumala Dewi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM