Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gara-gara Malas, RAN Ciptakan Lagu "Mager"

Kompas.com - 07/06/2017, 20:16 WIB
Sintia Astarina

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain meluncurkan album self-titled berbentuk fisik, trio RAN yang terdiri dari Rayi, Asta, dan Nino juga merilis singel terbaru mereka yang berjudul "Mager" di Artotel Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017).

RAN bercerita, lagu ini terinspirasi dari kemalasan yang sedang melanda mereka kala itu.

"Waktu itu pas kami bikin album self-titled banyak track song yang serius. Nah, kayaknya Indonesia lagi kurang lagu yang enak dibawa untuk nyanyiin enggak susah untuk ditelan," kata Nino.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

"Kami juga waktu itu pas mager (malas gerak). Jadi kemalasan kami malah jadi lagu. Malah menelurkan lagu," timpal Rayi.

Apalagi, lanjut Nino, malas gerak juga pernah dirasakan oleh siapa saja. Bagi RAN, "Mager" merupakan lagu yang realistis.

Peluncuran singel ini pun dibarengi oleh perilisan album fisik RAN yang sebelumnya sudah diperdengarkan lebih dulu pada 18 November 2016 lalu. Pada tanggal tersebut, RAN resmi menandai 10 tahun karier mereka di dunia musik.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

"Kami selalu berusaha mencari tema-tema yang enggak mau tentang cinta-cintaan terus. Sejak awal juga ada singel 'Selamat Pagi'," ucap RAN.

"Semoga lagu 'Mager' ini punya arti mager, tapi bisa memberikan hal yang positif," tambah mereka.

Untuk diketahui, lagu ini merupakan singel ketiga dari album RAN setelah sebelumnya mereka menjadikan "Ombak Asmara" dan "Salamku untuk Kekasihmu yang Baru" sebagai dua singel mereka pula.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Gempa Myanmar Tewaskan 3.000 Orang, Militer Umumkan Gencatan Senjata
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau