Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Dendam Hantu Cilik dalam "The Doll 2"

Film itu merupakan kisah kelanjutan dari film The Doll (2016) yang dibintangi oleh Shandy Aulia dan Denny Sumargo.

The Doll 2 mengisahkan tentang pasangan suami istri, yakni Maira (Luna Maya) dan Aldo (Herjunot Ali) yang berduka atas kematian putri mereka, Kayla.

Kayla meninggal setelah mobil yang ditumpanginya bersama Maira dan Aldo mengalami kecelakaan tak lazim. Dalam kejadian itu, Kayla membawa boneka kesayangannya yang diberi nama Sabrina.

Duka mendalam dialami oleh Maira. Sampai suatu waktu, Maira kedatangan sahabatnya, Elsa (Maria Sabta).

Elsa lalu menawarkan ide kepada Maira, agar bisa berkomunikasi dengan arwah Kayla tanpa sepengetahuan Aldo. Ide itu sempat ditentang oleh pembantu Maira, Yani (Ira Ilva Sari), yang diam-diam mendengarnya.

Ritual pemanggilan terhadap arwah Kayla pun dijalani oleh Maira dan Elsa. Mereka memakai media boneka Sabrina sebagai perantara. Namun, tidak ada tanda-tanda keberhasilan. Sampai suatu hari, berbagai kejadian mistis dialami oleh Maira di rumahnya. Terutama keanehan pada boneka Sabrina.

Maira kemudian meminta bantuan kepada ahli spiritual, yakni Laras (Sara Wijayanto) dan Bagas (Rydhen Afexi). Mereka ingin mencari tahu kejadian aneh yang dialaminya ini.

Ternyata, arwah Kayla masuk di dalam boneka Sabrina. Ia ingin membalaskan dendam atas kematian yang tak lazim itu.

Film berdurasi 1 jam 44 menit itu sukses menyajikan aksi yang menegangkan. Benang merah dari sekuel ini terletak pada sosok Laras. Laras adalah tokoh tersisa dari film The Doll (2016) yang berhasil membelenggu hantu cilik yang bersemayam di boneka bernama Ghawiyah.

Dalam prolog film The Doll 2, hantu Ghawiyah ternyata masih menyimpan dendam. Ia membunuh orang yang dicintai Laras.

Sepanjang cerita, sutradara Rocky Soraya menyuguhkan aksi yang berdarah-darah atas dendam hantu cilik Kayla di boneka Sabrina. Sama seperti saat boneka Ghawiyah menebar teror.

Aroma dendam tersaji kuat dalam film garapan rumah produksi Hitmakers Studio tersebut.

Terlepas dari alur cerita, Sosok Luna yang memerankan Maira patut diacungi jempol. Ia menjadi sosok yang penyayang, penuh kasih, namun diselimuti aroma dendam setelah meninggalnya sang anak.

Peran Luna sangat kuat dalam cerita itu bersama Herjunot. Apalagi, ketika Herjunot yang memerankan Aldo terlibat sebuah peristiwa dengan pembantunya, Yani. Peristiwa itulah yang menjadi cikal bakal teror hantu cilik Kayla dalam diri boneka Sabrina.

Film ini rencananya akan tayang serentak di bioskop Tanah Air pada 20 Juli 2017 mendatang.

https://entertainment.kompas.com/read/2017/07/18/002130010/dendam-hantu-cilik-dalam-the-doll-2-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke