Salin Artikel

Young Lex: Haters adalah Penyakit Sosial Baru

Menurut Young Lex, sekarang lebih banyak hal negatif daripada hal positif pada media sosial. Dulu, orang-orang bertatap muka dan berbincang secara langsung, sekarang mereka melakukannya di media sosial, tanpa bertemu secara langsung.

"Sekarang ada 'sosial' baru yakni social media. Lo sama dia enggak kenal, lo bisa ngobrol sama dia," kata Lex di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/8/2017).

"Akan ada penyakit sosial baru. Haters ini adalah penyakit sosial baru. Banyak lah, kefanatikan, banyak," sambung Lex.

Young Lex, yang terkenal karena karya-karyanya di YouTube, tidak lepas dari cacian haters. Ia mengaku pernah tersinggung karena cacian itu.

"Pasti ada yang bikin tersinggung. Tapi, untuk saat ini enggak ada. Karena, kalau ngomongin meredam, kita ngomongin menang atau kalah," ujarnya.

"Kalau lo mau menang, jangan merasa seperti apa yang mereka bilang. Balik ke diri masing-masing, sih. Image bisa dibentuk oleh apapun, tapi personality enggak bisa," ujarnya lagi.

Apakah Young Lex bisa dibilang sekarang sudah kebal dari haters?

"Bisa dibilang kapalan lah. Kayak main gitar lah makin lama kan mencet senar sudah enggak sakit lagi," katanya lagi lalu tertawa.

https://entertainment.kompas.com/read/2017/08/11/150355910/young-lex--haters-adalah-penyakit-sosial-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.