Salin Artikel

Joko Anwar Pernah Menangis Gara-gara Pengabdi Setan

Namun ketika itu, kata Joko, Rapi Films hanya mengiyakan permintaannya. Sampai suatu waktu ia mendengar Pengabdi Setan akan digarap ulang dengan sutradara lain.

"Lalu aku dengar mereka mau bikin film Pengabdi Setan, aku dengar itu kayak mau nangis," kata Joko saat jumpa pers screening film Pengabdi Setan di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

"Mungkin mereka kasihan dan panggil aku. Coba panggil Joko, mau enggak dia. Terus saya ditanya 'Kenapa pengin banget? Kalau bikin mau diapain?' Akhirnya lanjut sampai sekarang," ujar dia.

Menurut Joko, film yang tenar di era 1980-an tersebut adalah film bioskop pertama yang ia tonton.

"Pengabdi Setan yang bikin gua pengin jadi filmmaker. Sejak kecil gua nonton film itu asyik," kata dia.

Sementara itu produser Gope T Samtani mengatakan bahwa perlu pertimbangan khusus pihaknya untuk menggarap Pengabdi Setan. Sebab, kata dia, tidak ada pikiran pihaknya untuk mendaur ulang.

"Kami tidak berpikir untuk buat. Jodohnya (dengan Joko) akhirnya 2012 lalu, dan kami setuju. Kami puas sama hasilnya dan Bung Joko, good job," ujar dia.

https://entertainment.kompas.com/read/2017/09/20/184912410/joko-anwar-pernah-menangis-gara-gara-pengabdi-setan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.