Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

"The Bird's Song", Perdana dari Hagai Batara

Hagai Batara mulai menulis lagu sejak 2013, namun aktif tampil mulai 2018.

"Komposisi yang sederhana membuat musik yang gua buat terasa jujur dan manis untuk didengar," jelas Hagai dalam siaran pers Rabu (23/5/2018).

Hagai menjelaskan bahwa "The Bird's Song" dipilih karena lagu tersebut memiliki makna khusus baginya. Ia pun enggan untuk menjelaskan lebih lanjut makna apa yang dijelaskan dalam lagu tersebut, namun menurut dia lagu ini dapat menjadi jalan pembuka yang baik agar publik bisa mengenal dirinya.

Hagai juga mengatakan bahwa ia ingin pendengar menginterpretasikan sendiri makna dari lagu ini.

"Gua enggak pengin lu harus tahu apa yang gua rasakan, tapi maknai apa yang lu dapatkan dari lagu ini aja," ujar Hagai.

Lagu yang dibuat sekitar Maret-April ini dikerjakan seorang diri oleh Hagai. Mulai dari penulisan lirik, rekaman, sampai mixing mastering. Semua tahap pengerjaan lagu dilakukan di kamar kos miliknya.

Lagu ini turut disertai artwork pendukung. Ilustrasi dalam artwork dikerjakan oleh Mario Pegas, ilustrator asal Jakarta.

Ilustrasi yang dibuat merupakan interpretasi Mario terhadap lagu "The Bird's Song" tanpa ada campur tangan dari Hagai.

"The Bird's Song" menjadi suguhan pertama dari album mini Hagai Batara berjudul "Fase" yang direncanakan rilis dalam waktu dekat dalam format digital. "The Bird's Song" dapat didengarkan melalui layanan digital seperti Spotify, iTunes, dan sebagainya.

"The Bird's Song" bisa didengarkan melalui layanan digital seperti Spotify, Itunes, Apple Music, Deezer, dan sebagainya, atau bisa didengar di YouTube dengan tautan sebagai berikut:

https://entertainment.kompas.com/read/2018/05/23/194320010/the-birds-song-perdana-dari-hagai-batara

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke