Salin Artikel

Para Pemain Film Dilan 1991 Doakan Penumpang Lion Air JT 610

BANDUNG, KOMPAS.com - Peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada pagi tadi, Senin (29/10/2018), turut mengundang simpati banyak pihak, termasuk para pemain film Dilan 1991.

Dalam jumpa pers jelang shooting perdana film garapan sutradara Fajar Bustomi yang digelar di kawasan Dago, Bandung, Senin (29/10/2018), para pemain turut merasakan duka yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat tersebut.

"Sebelumnya mari kita doakan terlebih dahulu penumpang pesawat Lion Air yang jatuh tadi pagi, semoga diberi keselamatan dan yang terbaik," ucap pemandu acara saat acara berlangsung.

Tak lama berselang, Iqbaal Ramadhan yang berperan sebagai Dilan memimpin pembacaan doa.

"Mari kita berdoa sejenak untuk para penumpang, kita semua turut sedih mendengar kabar ini, berdoa dimulai," ucap Iqbaal sambil menundukkan wajahnya.

Iqbaal dan para pemain lainnya serta tim produksi berharap semoga penumpang diberikan keselamatan dan kondisi terbaik.

"Semoga para penumpang tetap dilindungi oleh tuhan, amin," ucap Iqbaal yang mewakili tim dan pemain Dilan 1991.

Sebagai informasi, pesawat Lion Air JT 610 membawa 181 penumpang, terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dan 2 bayi. Saat ini tim Basarnas masih terus melakukan proses pencarian.

https://entertainment.kompas.com/read/2018/10/29/211523810/para-pemain-film-dilan-1991-doakan-penumpang-lion-air-jt-610

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.