Salin Artikel

Promotor Jumpa Fans Lee Jong Suk di Jakarta Minta Maaf

KOMPAS.com - Promotor YES24 mengeluarkan pernyataan resmi berkait masalah yang menyebabkan artis peran asal Korea Selatan Lee Jong Suk dan krunya tertahan di bandara Soekarno-Hatta setelah mengadakan jumpa fans di Jakarta.

"YES24 dengan tulus meminta maaf kepada aktor Lee Jong Suk, kru yang terlibat, dan semua orang yang terkena dampak dari insiden yang terkait dengan jumpa fans Lee Jong Suk yang berlangsung di Jakarta lewat cabang lokal kami, YES24 Indonesia," tulis YES24 dalam siaran pers Selasa (6/11/2018).

Agen konsultasi visa sudah melaporkan kepada YES24 Indonesia bahwa ada masalah internal terkait penerbitan visa kerja, sehingga acara tersebut tidak bisa dilaksanakan. Namun, mereka kemudian menyatakan bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan dan tidak ada masalah lebih lanjut yang terkait dengan visa.

"YES24 Indonesia mempercayai agen tersebut dan melanjutkan acara jumpa fans seperti yang sudah direncanakan," ujar YES24.

"Baru setelah Lee Jong Suk dan krunya tiba di Jakarta, kami menemukan bahwa mereka diberikan visa turis dan bukan visa kerja."

"Kami sedang dalam proses untuk meminta agen menyelesaikan masalah ini. Namun, acara jumpa fans tetap berlangsung walaupun visa yang diterbitkan tidak benar. Kami diinformasikan mengenai masalah visa ini oleh kantor imigrasi setempat setelah acara selesai. Kami percaya kami dapat menyelesaikan masalah ini sehingga kami tidak benar-benar memberitahukan hal yang sebenarnya dengan tim Lee Jong Suk."

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang luar biasa yang dirasakan oleh Lee Jong Suk dan tim nya karena kepulangan mereka tertunda sehari akibat proses penyelesaian masalah."

"Laporan yang dirilis sebelumnya mengenai YES24 dan masalah pajak tidak benar. Kami memohon maaf karena telah menyebabkan kesalahpahaman dengan pihak Lee Jong Suk dengan tidak memberikan fakta mengenai bisnis yang ada."

YES24 secara pribadi sudah menemui dan meminta maaf kepada agensi dan tim Lee Jong Suk.

"Kami juga berencana untuk menyelesaikan masalah kompensasi lewat diskusi dengan pihak Lee Jong Suk. Sekali lagi kami meminta maaf karena sudah membuat khawatir banyak pihak," ungkap YES24.

Sebelumnya diberitakan, Lee Jong Suk lewat Instagramnya membagikan bahwa dirinya serta beberapa kru tertahan di bandara Soekarno-Hatta karena paspor mereka ditahan oleh petugas imigrasi.

Hal ini disebabkan karena promotor YES24 yang menangani acara jumpa fans mereka memiliki masalah tentang laporan pendapatannya dari acara jumpa fans tersebut kepada otoritas pajak.

Masalah berlanjut setelah Lee Jong Suk dan krunya dianggap telah melakukan pelanggaran perijinan keimigrasian karena menggunakan visa on arrival. Padahal, Jong Suk bertandang ke Indonesia untuk melakukan temu penggemar.

Kegiatan tersebut dianggap bekerja karena Jong Suk mendapatkan honor dari acara tersebut. Sehingga Lee Jong Suk seharusnya memakai visa izin bekerja. Sang aktor akhirnya dideportasi oleh pemerintah Indonesia pada hari Senin, 5 November sekitar pukul 21.00.

Agensi yang menaungi aktor Lee Jong Suk, A-Man Project, dikabarkan berniat mengambil tindakan hukum terhadap masalah yang Jong Suk alami di Jakarta. (Tascia Sanistia)

https://entertainment.kompas.com/read/2018/11/07/140718610/promotor-jumpa-fans-lee-jong-suk-di-jakarta-minta-maaf

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.