Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Fenomena Tren Percakapan ala Telenovela di Jagat Maya Indonesia

Sebutlah Ferguso, Pulgoso, Marimar, Esmeralda, Rosalinda dan beberapa nama lainnya. Mungkin, sebagian dari Anda merasa asing dengan nama-nama itu.

Bukan hanya wargabnet biasa, bahkan para pejabat juga menggunakannya. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam salah satu keterangan unggahan Instagram.

"Anda kurang pintar, Ferguso," tulis Ridwan Kamil.

Ternyata mereka adalah nama-nama tokoh dalam serial telenovela asal Meksiko tahun 90-an

Telenovela tersebut antara lain berjudul Rosalinda dan Marimar. Bagi Anda yang besar pada era itu pasti sudah tahu, namun mungkin saja lupa dengan jalan ceritanya.

Akan tetapi, bagi kaum milenial yang tidak mengalaminya, pasti akan bertanya-tanya, siapa itu Ferguso, Pulgoso, dan nama-nama asing lainnya? Mengapa sekarang bisa tiba-tiba muncul?

Fernando Jose merupakan nama seorang tokoh di telenovela Rosalinda. Ia adalah kekasih Rosalinda, seorang penjual bunga yang kerap menghias restoran dengan bunga-bunganya.

Fernando dalam cerita tersebut digambarkan sebagai seorang pianis yang memiliki paras tampan dan datang dari kalangan sosial atas. Mereka bertemu di sebuah restoran hingga akhirnya jatuh cinta dan menikah dan memiliki seorang anak bersama Erika.

Namun, dalam cerita telenovela tersebut keduanya sempat bercerai karena terjadi permasalahan yang kompleks hingga keduanya menemukan pasangan baru masing-masing.

“Maafkan aku, Rosalinda..”

Rosalinda adalah kekasih Ferguso. Ia berparas cantik dan memiliki rambut panjang berwarna pirang yang selalu digerai. Satu hal yang sangat khas dari seorang Rosalinda, dia kerap menyematkan sekuntum mawar putih di daun telinganya.

Dalam film ini, Rosalinda kehilangan anaknya hingga menjadi gila dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Akhirnya setelah  berpisah dari suaminya, Ferguso, ia dipersunting oleh Alejandro sebagai istri.

Karena ingatan yang belum pulih, Rosalinda mengetahui dirinya sebagai Paloma. Hingga pada suatu hari Rosalinda mendengar alunan piano yang dimainkan oleh Ferguso di sebuah restoran, dan perlahan kembali mengingat masa lalunya.

"Hentikan Marimar, dia sudah berkeluarga!"

Marimar adalah tokoh utama di sebuah telenovela Meksiko yang berjudul sama seperti namanya. Ia adalah seorang gadis miskin yang hidup bersama kakek-neneknya di desa dekat pantai.

Sesungguhnya, ayah Marimar adalah seorang yang kaya raya. Akan tetapi, ia menceraikan istrinya dan Marimar hidup bersama kakek-neneknya.

Ia adalah gadis kumal yang memiliki rambut panjang berwarna pirang dan kriting. Selain bersama kedua kakek-neneknya, Rosalinda juga tinggal bersama seekor anjing peliharaannya bernama Pulgoso.

"Begini caramu bermain, Pulgoso?"

Banyak yang menyebut nama anjing Marimar adalah Ferguso, padahal sebenarnya anjingnya bernama Pulgoso.

Ia adalah seekor anjing berwarna hitam dengan yang sangat bersahabat, namun  bulu-bulunya kusam tidak terawat.

Di dalam cerita telenovela tesebut, Pulgoso, merupakan anjing yang bisa berbicara. Marimar sebagai pemiliknya pun dapat memahami apa yang dikatakan dan mereka bisa saling berkomunikasi.

Pulgoso sangat dekat dengan Marimar sehingga ke mana pun Marimar pergi, Pulgoso ada bersamanya.

“Apa ini yang kau maksud, Esmeralda?”

Esmeralda adalah seorang gadis yang ada dalam cerita telenovela berjudul sama seperti namanya. Ia a buta sejak lahir.

Namun, kebaikan hatinya mengantarkannya pada seorang lelaki tampan yang kemudian menjadi suaminya, yakni Jose Armando.

Penggunaan nama-nama itu juga dijadikan dalam bentuk meme di internet yang menggunakan karakter kucing Tom, dalam film Tom and Jerry.

Ekspresi Tom yang banyak dibuat menjadi meme merupakan potongan ekspresi yang diperoleh dari sepersekian detik episode Tom and Jerry: Of Feline Bondage.

Saat itu tom sedang dijahili oleh Jerry yang wujudnya tidak terlihat, Tom ketakutan hingga kemudian lari terbirit-birit.

https://entertainment.kompas.com/read/2018/11/17/170720110/fenomena-tren-percakapan-ala-telenovela-di-jagat-maya-indonesia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke