Salin Artikel

Kuasa Hukum Ingin Pihak Penyedia Dokumen Pernikahan Kriss Hatta - Hilda Diperiksa

Pihaknya justru mempertanyakan mengapa pihak penyedia dokumen pernikahan Kriss Hatta dan Hilda Vitria, tidak diperiksa. 

"Kalau persiapan kita dari bukti-bukti yang ada, kita nanti optimis menang. Sekarang gini pertanyaan saya, buat penyidik juga," ujar Indra saat ditemui di Kejaksaan Negeri Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019).

"Yang membuat buku nikah si Badrun, sampai detik ini tidak pernah di periksa, ini ada apa? Sebagai saksi enggak, dipanggil pun enggak, kita yakin, kita nanti buktikan," lanjutnya.

Pasalnya menurut pengakuan Kriss, Badrunlah yang membantu mengurus semua surat-surat terkait dokumen pernikahan.

"Dia (Kriss) tidak tahu cara dan si Badrun kerjanya memang mengurusi itu, bukan satu dua orang yang diurusin dia, tapi kenapa sampai detik ini tidak pernah dimunculkan," kata Indra.

Sebelumnya, Kriss Hatta dilaporkan atas dugaan pemalsuan data pernikahannya dengan Hilda Vitria. Kasus ini telah dilaporkan Hilda beberapa waktu lalu di Polda Metro Jaya. Kriss lantas ditetapkan sebagai tersangka pada 10 November 2018.

Pemalsuan data ini tidak dilakukan sendirian oleh Kriss. Ia disebut dibantu oleh pihak ketiga.

Kini setelah berkas kasus Kriss Hatta dinyatakan lengkap, pemain Hi5teria itu diserahkan pada Kejaksaan Negeri Bekasi, dan ditahan di Rutan Bulak Kapal selama 20 hari ke depan.

https://entertainment.kompas.com/read/2019/04/10/071500810/kuasa-hukum-ingin-pihak-penyedia-dokumen-pernikahan-kriss-hatta-hilda

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.