Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kena "Prank" Atta Halilintar, Raffi Ahmad Teringat Digerebek BNN 6 Tahun Lalu

Ternyata penggerebekan itu adalah aksi prank Atta terhadap suami Nagita Slavina tersebut.

Hal itu diperlihatkan oleh Atta dalam konten video yang berjudul "PRANK RAFFI AHMAD! Di TANGKAP POLISI!! NAGITA NANGIS" pada kanal YouTube-nya.

"Gua sudah siapin prank yang luar biasa. Gua akan gerebek rumah Aa Raffi yang melibatkan polisi. Di belakang, gua akan bekerja sama dengan orang yang akan menggerebek. Gua siapin polisi-polisi di belakang gua," kata Atta.

Dalam skenarionya, Atta mengatakan kepada polisi sebagai sumber bahwa Raffi menggunakan doping ilegal.

"Jadi Aa akan panik. Aa kan paling takut kalau digerebek masalah ini itu," kata Atta.

Tiba di rumah Raffi, Atta mengawali prank dengan menjalani shooting seperti biasanya dengan Raffi. Tiba-tiba, ada rombonngan polisi yang datang untuk membawa Raffi ke kantor polisi untuk diperiksa dan tes urine.

Raffi menolak lantaran merasa tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Nagita yang bangun membela suaminya agar tidak diangkut ke kantor polisi.

"Saya kalau salah sih siap. Saya enggak merasa salah," kata Raffi.

Seketika, polisi mengambil tindakan untuk membawa Raffi secara paksa. Pekerja rumah Raffi dan Nagita menahan Raffi agar tidak dibawa.

Nagita bersikukuh untuk membaca surat perintah penangkapan. Polisi akhirnya memberi sebuah map surat perintah tersebut kepada Nagita.

Saat membuka, Raffi yang melihat surat tersebut langsung kesal dan melemparnya ke Atta. Rupanya isi map tersebut adalah foto Atta dengan tulisan 'prank'.

"Ah gua udah tegang. Eh, gua udah pernah pengalaman, ya. Dua hari lalu teman gua baru tertangkap. Gua sih kalau mau dites urine silakan aja, gua udah bersih. Tapi, gua takut kalau ada wartawan di sana (kantor polisi). Jadi headline," kata Raffi.

Raffi mengatakan bahwa prank seperti ini membuatnya trauma. Ia teringat saat petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kediamannya di kawasan Gunung Balong, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada 2013 lalu.

"Gue kayak ingat enam tahun lalu waktu itu dibawa ke BNN. Asli sih ini gua masih lemas. Gua ada traumatiknya lho enam tahun lalu digrebek. Asli deh gue pikir beneran kan padahal gue sudah bersih tahu sekarang nggak gitu-gitu lagi," kata Raffi.

https://entertainment.kompas.com/read/2019/05/31/142012410/kena-prank-atta-halilintar-raffi-ahmad-teringat-digerebek-bnn-6-tahun

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+