Salin Artikel

Pihak Sekolah Bantah Anak Nunung Mengalami Bullying

Bullying itu disebut menimpa sang anak setelah Nunung bersama suaminya ditangkap oleh polisi pada Jumat (19/7/2019) karena memiliki dan mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Kepala Sekolah tempat anak Nunung bersekolah, Syamsuddin, membantah adanya peristiwa bullying yang menimpa anak didiknya, khususnya anak Nunung di sekolah.

"Kami sampaikan bahwa sekolah kami tidak ada bullying sama sekali dan itu tidak layak diberitakan di media," kata Syamsudin dalam jumpa pers di Gedung Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019).

Syamsuddin berujar, tidak ada bullying yang menimpa anak Nunung pada hari Sabtu (20/7/2019) di sekolah seperti pemberitaan.

Sebab kegiatan sekolah pada hari Sabtu tidak ada. Aktivitas kegiatan sekolah hanya pada Senin hingga Jumat.

"Pada kenyataannya itu tidak ada proses belajar mengajar hari Sabtu di sekolah kami. Jadi kami sayangkan sekali bahwa ada (pemberitaan) bullying di sekolah kami," kata Syamduddin.

Syamsuddin mengatakan, sejak Senin (15/7/2019) hingga Jumat (19/7/2019), anak Nunung yang duduk di bangku kelas tiga tersebut belajar normal dan tidak mengalami gangguan bulian.

Bahkan, lanjut dia, sejak Senin (22/7/2019) sampai Selasa ini, anak Nunung beraktivitas seperti biasanya.

"Jadi ananda dari putri N ini masih sekolah dan penuh dengan keceriaan. Tidak ada beban sama sekali," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati menyambut baik langkah pihak sekolah yang mengklarifikasi permasalahan tersebut kepada KPAI.

Menurut dia, KPAI selalu konsen terhadap isu kekerasan ataupun bullying terhadap anak-anak.

"Anak-anak ini harus tumbuh sesuai dengan usia tumbuh kembang. KPAI dengan sekolah bersepakat akan berkoordinasi menyelesaikan kasus dan bisa diselesaikan dengan pendampingan," kata Rita.

https://entertainment.kompas.com/read/2019/07/23/124058410/pihak-sekolah-bantah-anak-nunung-mengalami-bullying

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.