Salin Artikel

Diizinkan Bertemu Anak, Tersangka Video Ikan Asin, Rey Utami, Menangis

"Minggu kemarin sih Rey selalu bermimpi mau ketemu anaknya," ujar Burhanuddin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2019).

Pihaknya kemudian meminta izin agar kliennya bisa dipertemukan dengan anaknya yang masih balita tersebut.

"Jadi dia ingin sama yang berjaga di rutan ini sama penyidik supaya bisa diizinkan ketemu anaknya," katanya.  

Akhirnya Rey Utami diberi izin bertemu anaknya.

"Tadi sudah terkabul sudah ketemu anaknya tadi," ujar Burhanuddin. 

Baharuddin mengatakan, pertemuan Rey dengan anaknya berlangsung begitu haru.

"Iya sama ibunya menangis, ada cerita tadi gitu jadi memang dia kangen sekali sama anaknya," katanya.

Sebelumnya, artis peran Fairuz A Rafiq melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta pemilik akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua dengan sangkaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Laporan tersebut dibuat lantaran Galih melontarkan pernyataan bernada negatif atau bau ikan asin terkait mantan istrinya tersebut.

Pernyataan tersebut telah melecehkan Fairuz sebagai perempuan.

Atas laporan itu Galih disebut telah melanggar Pasal 27 Ayat 1, Pasal 27 Ayat 3, dan Pasal 45 Ayat 1, Pasal 310 dan 311 KUHP UU ITE dan UU KUHP.

Saat ini, Rey Utami tengah mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani masa tahanan.

https://entertainment.kompas.com/read/2019/07/29/223637510/diizinkan-bertemu-anak-tersangka-video-ikan-asin-rey-utami-menangis

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.