Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Hal Menarik dari Konser Mike Shinoda, Mengenang Chester Bennington hingga Kehadiran Don Broco

Konser tersebut merupakan rangakaian tur Asia untuk album solo perdana Mike, Post Traumatic yang dirilis pada Juli 2018 lalu.

Mike rupanya memberikan sajian musik yang begitu berkenan dalam konser solo perdananya di Indonesia.

1. Dibuka dengan energik oleh Don Broco

Band rock asal Inggris, Don Broco membuka konser Mike Shinoda dengan energik dibalut dentuman drum menggelegar dan di bawah tata cahaya yang spektakuler.

Para personel, Rob Damiani (vokal) Matt Donnelly (drum), Simon Donelly (gitar), dan Tom Doyle (bass) tampil begitu prima dan langsung menghentakan panggung dengan "Technology".

"Aku cinta kamu," kata Rob dalam bahasa Indonesia.

2. Penonton gantikan Chester Bennington

Di tengah aksi panggung Mike, penonton sepertinya sudah tak sabar sang bintang panggung melantunkan lagu-lagu Linkin Park.

Saat melantunkan "Iridescent", seluruh penonton bernyanyi seakan menggantikan mendiang Chester Bennington, dalam lagu itu.

Peristiwa menggetarkan itu berlanjut hingga pada lagu "Waiting For The End" dan "Numb".

Pada layar lebar di sisi kiri dan kanan panggung, nampak Chester memejamkan mata sambil lihai memainkan piano dalam lagu-lagu itu.

3. Mike Shinoda mengenang Chester Bennington

Konser itu juga diwarnai dengan peristiwa mengharukan. Mike mengenang mendiang Chester Bennington, sang vokalis.

Mike menceritakan kisah dibalik pembuatan lagu "Waiting For The End" kepada para penggemar yang hadir malam itu. Saat itu, Chester mengambil bagian sebagai penulis lirik dalam lagu tersebut.

"Saat menulis lagu ini aku tulis part drumnya dan Chester mengirimku teks dan audio klip," tutur Mike.

"Saat di mobil atau sedang duduk main gitar akustik, aku mainkan beat drum-nya dan ia menyanyikan lirik ini," lanjutnya.

Penonton pun langsung ikut menyanyikan lagu itu.

4. Cerita Mike Shinoda bangkit dari keterpurukan

Di atas panggung, Mike menceritakan bahwa album Post Traumatic ini bisa dibilang sebagai diarynya atau tempatnya mencurahkan perasaan.

Mike ingin membuktikan bahwa dirinya sudah lepas dari keterpurukan dengan melantunkan "Make It Up As I Go".

"Aku ingin mainkan satu lagu terpenting dari album Post Traumatic, karena aku merasa sudah bangkit dari situasi yang buruk," sambungnya.

Mike juga meminta penonton untuk bernyanyi menggantikan bagian K. Flay, teman duetnya dalam lagu itu.

5. Mike Turun panggung untuk dekati penonton

Mike juga mengejutkan penonton saat dirinya turun panggung pada lagu "About You".

Dia mendekati penonton, kemudian sengaja berdiri di pagar pembatas sambil terus lanjut menyanyikan "Papercut".

Seakan tak menghiraukan beberapa bodyguard yang siap melindunginya, Mike terlihat cuek membiarkan tangan-tangan penonton menyentuhnya.

Bahkan, dia terlihat nyaris merebahkan diri ke penonton. Hal itu Mike lakukan beberapa kali di sisi yang berbeda.

https://entertainment.kompas.com/read/2019/09/05/111641410/5-hal-menarik-dari-konser-mike-shinoda-mengenang-chester-bennington

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke