Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Film Martabak Bangka Kisahkan Keberagaman di Tanah Bangka

Film yang dibintangi oleh Raymon Y Tungka ini siap hadir memberikan tontonan menarik dengan latar belakang keindahan kepulauan Bangka Belitung.

Meski berjudul Martabak Bangka, rupanya film ini tak bercerita tentang kuliner.

"Kami ambil namanya Martabak Bangka karena ada sesuatu yang khas ingin diceritakan. Tapi sebenarnya bukan bahas soal kulinernya, ada drama pecintaan juga di sana," kata sutradara Martabak Bangka, Eman Pradipta, dalam keterangan pers kepada Kompas.com, Minggu (22/9/2019).

"Ada pesan moral yang ingin kami sampaikan. Seperti kita tahu di Bangka masyarakatnya sangat plural, ada etnis Tionghoa di sana dan masyarakat Melayu muslim di sana bisa hidup berdampingan dengan damai. Itu salah satu yang menjadi catatan di film ini," imbuhnya.

Sebagai pemain, Ramon Y Tungka membeberkan karakter Jaya yang ia perankan dalam film yang diproduseri oleh Arbi Leo tersebut.

"Jaya itu penerus bisnis martabak yang dikembangkan oleh Koh Acun yang orang asli Bangka. Ketika Koh Acunnya meninggal, ini kan film tentang kisah pencarian si Jaya pada keluarga Koh Acun ke Bangka," kata Ramon.

Ramon menambahkan, film ini akan menggambarkan kisah kemajemukan di Bangka.

"Dalam artian di bangka kita lihat ada masjid dan kelenteng berdampingan. Artinya film ini menyajikan kemajemukan, itu aja," ujarnya.

Selain Ramon Y Tungka, film Martabak Bangka juga diperankan oleh Gabriella Desta, Ajul, Anyun, Abah Yusef, Samirah, Risky, Claresta, Yafet Ibrahim, Paulus Djauhari, dan Graceilla Angelica.

https://entertainment.kompas.com/read/2019/09/22/143016010/film-martabak-bangka-kisahkan-keberagaman-di-tanah-bangka

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke