Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sebelum Nonton, Simak Fakta dan Larangan Konser Shawn Mendes di Indonesia

Konser bertajuk "Shawn Mendes The Tour Asia 2019" digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

Semua persiapan sedang dikebut oleh pihak promotor demi kenyamanan jalannya acara.

Selain itu, banyak pula serba-serbi konser pelantun "Senorita" ini yang harus kalian ketahui.

Berikut Kompas.com merangkumnya:   

Permintaan

Penyanyi berusia 21 tahun ini mengajukan beberapa permintaan kepada promotor saat konser di Indonesia.

"Kalau dari permintaan mereka, itu ada kopi dan hoodie tulisan Jakarta dan postcard," ujar Peter Harjani perwakilan PK Entertainment selaku promotor, dalam media gathering di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).

Selain itu, kata Peter, Shawn Mendes juga meminta kopi asli Indonesia dan ruang khusus untuk gym.

"Kita diminta untuk menyediakan beberapa kopi yang ada di Jakarta dan di Indonesia yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh untuk dia," ucap Peter.

"Dia ingin nge-gym. Dia lagi minta local gym yang bisa dikunjungi, tetapi kita ada concern sama keselamatan. Diminta satu room untuk gym di tempat konser," sambungnya.

Peter menambahkan, sebagai bentuk kenang-kenangan, pihak promotor juga akan memberikan cenderamata pada Shawn Mendes.

"Dari promotor, kami mau memberikan alat musik khas Indonesia, yang kepikiran di saya angklung," ujar Peter.

Pihak Shawn Mendes juga mengajukan beberapa larangan selama konser berlangsung.

Apa saja?

Larangan botol plastik

Menurut pihak promotor, Shawn Mendes melarang penggunaan botol plastik agar konsernya ramah lingkungan.

"Dia sangat-sangat conscious mengenai environment, ada satu yang dia note, tidak boleh ada botol plastik air mineral," ucap Peter Harjani. 

"Dengan tidak menggunakan plastik. Konser ini akan menjadi environmental friendly," tambah Peter.

Larang bawa tas ransel 

Pihak promotor juga melarang penonton membawa tas ransel, selain demi alasan kenyamanan, pihak Shawn Mendes juga melarang hal itu.

"Setiap konser pasti ada perbedaan. Tidak diperbolehkan membawa tas ransel, tidak boleh membawa backpack, jadi no bag pack pollution," ujar Peter.

Penonton diminta untuk menaati peraturan ini karena panitia tak akan menyediakan tempat penitipan.

Tas yang diperbolehkan masuk maksimal berukuran 297 mm x 420 mm dan bukan jenis ransel.

Larang bawa kamera profesional

Penggunaan kamera profesional juga dilarang oleh pihak penyelenggara.

Penonton hanya diperbolehkan mengabadikan gambar dengan kamera ponsel.

Keluar masuk gerbang area konser

Area konser dilapisi oleh beberapa gerbang.

Panitia menerapkan aturan bila penonton sudah memasuki gerbang kedua, maka penonton tidak diperbolehkan untuk keluar masuk.

Persiapan

Konser bertajuk "Shawn Mendes: The Tour 2019 Asia" tinggal sepekan lagi.

Sejauh ini, Peter Harjani perwakilan PK Entertainment selaku promotor, mengatakan, beberapa hal sudah rampung dikerjakan, termasuk soal panggung.

"Desain stage sudah final, untuk konsep stage mungkin bisa lihat, konsep panggungnya akan sama. Ada dua stage, A dan B," ujar Peter. 

Menurut Peter, desain panggung Shawn Mendes dibuat sama persis seperti permintaan sang artis.

"Seluruh konsep panggung sudah sesuai dengan permintaan dan keinginan dari pihak Shawn Mendes," ucapnya.

Untuk ketersediaan tiket, lanjut Peter, sudah terjual sebanyak 95 persen dari total 9.000 tiket.

Berkait tingginya antusias penonton, pihak promotor tak akan menambah jumlah kursi.

"Di SICC sudah fix jumlah kursinya, jadi kami tidak ada kemungkinan menambah kapasitas," ucap Peter.

"Menambah kapasitas (tiket Shawn Mendes) itu tidak dibenarkan oleh pihak manajemen karena itu terkait keamanan juga," sambungnya.

https://entertainment.kompas.com/read/2019/10/01/125303610/sebelum-nonton-simak-fakta-dan-larangan-konser-shawn-mendes-di

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke