Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Profil Ananda Sukarlan, Pianis Indonesia yang Terkenal di Eropa

Ia merupakan pendiri Yayasan Musik Sastra Indonesia (YMSI) dan pembuat musik klasik untuk anak-anak difabel di Spanyol yang bekerja sama dengan Fundacion Musica Abierta.

Kemampuan pria kelahiran 10 Juni 1986 ini dalam memainkan alat musik piano, telah ia dapatkan sejak kecil.

Kala itu kedua orangtuanya mengikutsertakan Ananda Sukarlan untuk kursus piano bersama Soetarno Soetikno dan Rudy Laban.

Seiring berjalannya waktu di tahun 1986, Ananda Sukarlan lulus SMA dan melanjutkan pendidikannya dengan menerima tawaran beasiswa Piano Petrof dari University of Hadford, Connecticut, Amerika Serikat.

Setelah itu ia memperdalam kemampuannya bermain piano di Koninklijk Conservatorium Den Hag.

Di bawah bimbingan Naum Grubert, ia berhasil lulus dengan predikat summa cum laude di tahun 1993.

Namanya mulai dikenal dunia, ketika ia sering tampil dalam festival-festival luar negeri. Ia juga sering mengisi sejumlah acara resmi kenegaraan di Eropa.

Bahkan, pada tahun 2000 ia pernah diundang oleh Ratu Sofia dari Spanyol untuk mengisi konser di Madrid.

Namanya dikenal di kalangan musik klasik. Ia berhasil menerima puluhan penghargaan berkat kariernya sebagai seorang pianis.

Salah satunya adalah Juara Pertama “Nadia Boulanger” – Concours International d’Orleans di Orleans, Prancis (1993).

Tidak hanya itu, Ananda Sukarlan berhasil menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk ke dalam buku “The 2000 Outstanding Musicians of the 20th Century”, yang berisikan riwayat hidup 2000 orang yang dianggap berdedikasi pada musik.

Kini nama Ananda Sukarlan tidak hanya terkenal di Tanah Air, tetapi anak dari pasangan Sukarlan dan Poppy Kumudastuti ini telah sukses terkenal di kalangan komposer-komposer di Eropa.

https://entertainment.kompas.com/read/2020/03/26/194604366/profil-ananda-sukarlan-pianis-indonesia-yang-terkenal-di-eropa

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke