Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kisah Kegagalan Dibalut Komedi, Jakarta Movin dan Galeri Indonesia Kaya Pentaskan “Reuni Nestapa: Cita-Cita Dibalas Realita”

JAKARTA, KOMPAS.com – Insecure. Itulah yang dirasakan Agus dan Tuti kala menghadiri reuni sekolah menengah atas (SMA) mereka. Alih-alih masuk ke dalam gedung sekolah, mereka justru memilih nongkrong sambil jajan bakso Pak Gendut yang menjadi langganannya sejak dulu.

Kesuksesan sejumlah teman angkatan membuat Agus dan Tuti ciut. Ada yang mapan karena menduduki posisi sebagai CEO perusahaan rintisan. Ada pula yang terkenal setelah menjadi selebgram.

Sayang, cita-cita Agus untuk menjadi aktor bak Reza Rahadian terpaksa kandas dihadapkan realitas. Nasib serupa tapi tak sama dialami Tuti. Sahabat Agus sejak bangku sekolah itu bahkan belum menemukan tujuan dalam hidupnya.

Perjalanan pendewasaan Agus dan Tuti dalam menggapai cita-cita itu disajikan apik lewat drama komedi musikal berjudul Reuni Nestapa: Cita-Cita Dibalas Realita yang dipentaskan di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Sabtu (21/10/2023).

Selama sekitar satu jam, gelak tawa penonton terus menggema saat menyaksikan lakon yang dimainkan oleh Jakarta Movin itu.

Pendiri Jakarta Movin Nuya mengatakan, lewat pertunjukan ini, pihaknya ingin mengajak para penikmat seni untuk menyaksikan kisah lucu sekaligus mengharukan tentang impian masa muda bertemu dengan realitas kehidupan yang penuh kejutan.

“Kisah tersebut merupakan realitas yang dekat dengan (kehidupan) masyarakat. Kami harap, pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat memberikan pesan moral bagi para penikmat seni,” ujar Nuya.

Menurut dia, pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya memberikan kesempatan bagi talenta muda Jakarta Movin untuk meningkatkan kualitas produksi dan bereksplorasi secara kreatif.

Penampilan Jakarta Movin pun mendapat apresiasi dari Program Director Galeri Indonesia Kaya Renitasari Adrian.

Renita menilai, Jakarta Movin kerap menghadirkan berbagai pertunjukan menarik bagi para penikmat seni, terutama generasi muda dengan berbagai cara.

Salah satunya mementaskan dan mengemas kembali kisah yang sukses di layar lebar ke dalam format teater musikal di atas panggung seni pertunjukan. Jakarta Movin juga mengadakan audisi terbuka pada setiap produksi besar untuk memberikan kesempatan bagi para talenta muda memulai kiprahnya di industri seni pertunjukan.

“Inovasi yang mereka lakukan menarik banyak masyarakat dan melahirkan banyak generasi muda yang mulai mencintai dunia seni pertunjukan,” ujar Renita.

Sebagai informasi, drama komedi musikal tersebut merupakan karya orisinal dari Nada Novia dan Urip Waluyo. Keduanya merupakan pemeran pada Teater Musikal Cek Toko Sebelah yang dihelat pada 2022.

Jakarta Movin sendiri merupakan komunitas seni pertunjukan yang didirikan pada 2014. Komunitas ini menjadi wadah kesenian kreatif serta kolaboratif yang mengandung unsur musik, tari, keaktoran, penulisan, desain, serta manajemen dan teknis yang menantang.

Jakarta Movin juga telah menelurkan karya kolaborasi lintas industri. Beberapa di antaranya adalah Musikal Petualangan Sherina yang berkolaborasi dengan Miles Films serta Teater Musikal Cek Toko Sebelah yang berkolaborasi dengan Ernest Prakasa dan Starvision.

https://entertainment.kompas.com/read/2023/10/23/205700866/kisah-kegagalan-dibalut-komedi-jakarta-movin-dan-galeri-indonesia-kaya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke