Menonton Indonesia di Layar Hollywood

Kompas.com - 18/08/2013, 12:51 WIB
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2013) petang itu, tak seperti biasanya. Umbul-umbul bercorak kotak-kotak hitam putih khas Bali terpancang hampir di sekelilingnya. Rupanya, sutradara Hollywood, Michael Mann (70), sedang mengambil gambar untuk film terbarunya. Mann adalah nama yang cukup populer bagi penikmat hiburan. Ia adalah sutradara film Public Enemies (2009) dan serial televisi Miami Vice.

"Kami masih menyebut film ini untitled," kata Mann tentang film yang sedang dibuatnya di Jakarta.

Di berbagai pemberitaan internet, film ini disebut-sebut akan mengusung judul Cyber. Film produksi Legendary Pictures itu berkisah tentang kejahatan internet di wilayah Asia Tenggara. Pemerintah AS dan China bekerja sama membekuk penjahatnya. Hanya itu bocoran cerita yang didapat. Selain shooting di Jakarta, film ini juga mengambil gambar di Kuala Lumpur (Malaysia), Hongkong, dan tentu saja di Los Angeles, AS.

Produser eksekutif untuk shooting di Indonesia, Mike Wiluan, memberi tahu bahwa adegan yang sedang dikerjakan petang itu adalah adegan penutup film. Tokoh cerita yang diperankan Chris Hemsworth, aktor dalam film Thor dan The Avengers, akan beraksi di tengah-tengah festival adat. Film ini juga akan dibintangi antara lain oleh Viola Davis (Eat, Pray, Love) dan Wei Tang (Lust/Caution).

Ada sekitar 2.000 figuran yang terlibat saat itu. Beberapa lampion berukuran besar menggantung. Lampu-lampu menyala membuat petang tetap benderang. Patung ogoh-ogoh setinggi lebih dari 2 meter sudah siap diarak. Kru film, 150 warga asing dan 150 orang Indonesia, hilir mudik menyiapkan perlengkapan shooting.

Mann tidak menceritakan detail adegan yang sedang ia kerjakan di Jakarta. Ia hanya menyebut bahwa adegan itu merupakan babak penting bagi film yang menurut rencana ditayangkan pada musim semi 2014 di AS. Biasanya, film yang diluncurkan pada musim semi adalah film andalan studio pembuatnya.

Jatuh cinta kepada Jakarta
Sutradara dan produser yang pernah mempertemukan aktor besar Al Pacino dan Robert De Niro dalam film Heat (1995) ini memilih Jakarta untuk menyesuaikan bangunan naskah yang ia susun bersama Morgan Davis Foehl. Mann mengaku jatuh cinta kepada Jakarta sejak pertama kali melawat dua tahun silam.

”Saya terkesan dengan keunikan Jakarta yang tidak saya temui di tempat lain. Di kota ini terpadu modernitas ala kota internasional, tetapi tidak meninggalkan ciri khas tradisi. Warna-warnanya menakjubkan,” kata dia yang berkemeja biru gelap.

Tak lama kemudian, Mann meninggalkan beberapa wartawan sambil menggenggam gelas kopi menuju para figuran yang sudah menanti arahannya.

Chris Hemsworth (30) juga hadir pada petang itu. Ia terlihat segar dengan kaus hitam. Senada dengan Mann, Chris menyatakan kekagumannya pada Indonesia. "Saat sekolah saya belajar tentang Indonesia. Saya tahu 'apa kabar' dan 'baik-baik saja'. Saya juga menikah di Sumba (NTT)," kata aktor kelahiran Melbourne, Australia, ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.