Sarita Thaib: Punya Indra Keenam Lebih menantang - Kompas.com

Sarita Thaib: Punya Indra Keenam Lebih menantang

Kompas.com - 05/10/2013, 18:52 WIB
KOMPAS.COM/IRFAN MAULLANA Sarita Thaib
JAKARTA, KOMPAS.com - Model senior kenamaan Sarita Thaib langsung menyanggupi tantangan sutradara Rama Soeprapto untuk memerankan karakter seorang cenayang bernama Rosita dalam drama musikal Prahara Cinta Badai Kasih yang bakal digelar Perempuan (PUN) Untuk Negri dan dipentaskan di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki pada 22-24 November 2013.

"Saat ini saya berperan sebagai Rosita, seseorang yang tahu persis apa yang akan terjadi, punya sixth sense (indera keenam). Itulah saya," kata Sharita dalam wawancara di Pacific Place, Sabtu (5/10/2013).

Menurut Sharita, karakter Rosita lebih menantang dibanding karakter seorang ibu yang dimainkannya di pementasan drama musikal Badai Kasih sebelumnya yang diselenggarakan PUN pada Februari 2013.

"Yang ini lebih menantang dari sebelumnya. Kalau ditanya pakai mikir sih enggak, karena kesuksesan Badai Kasih sebelumnya yang membuat langsung iya, membuat yuk lagi," jelas Sarita.

Dikisahkan, Rosita akan banyak berperan membawa alur cerita Prahara Cinta Badai Kasih. "Kebetulan sosok Rosita tidak ada hubungannya dengan Badai, atau Kasih, atau siapa pun. Dia tokoh yang berdiri sendiri, di mana dia ada di alam itu dan melihat ke depannya akan terjadi apa," cerita Sarita.

"Maka si Rosita ini kalau ada scene tarian dia akan ada di situ, tapi tidak ada hubungannya dengan tarian, dia hanya memberi tahu 'Eh nanti akan terjadi ini'," lanjutnya.

Di sisi lain, Sarita yang ikut ambil bagian sebagai pelaksana drama musikal ini mengaku optimis Prahara Cinta Badai Kasih akan menuai sukses. Hal itu terbukti dengan penjualan tiket early bird yang mencapai 65 persen hanya dalam seminggu sejak dibuka pada 26 September hingga 1 Oktober 2013.

"Alhamdulillah Sabtu-Minggu kemarin kami rilis untuk penjualan tiket early bird. Dan sebanyak 65 persen terjual dalam satu minggu sudah memenuhi kuota Diamond sama Platinum untuk show yang jam 15.00. Early bird itu hanya untuk yang jam 15.00. Kami show 22 November itu hanya jam 20.00, lalu yang 23 November itu jam 15.00 dan 20.00, dan yang 24 November itu jam 15.00. Nah early bird hanya untuk pertunjukan jam 15.00," papar Sharita.

Hal ini tentu sesuai target yang diharapkan oleh Sarita bersama PUN. "Kalau di luar ekspektasi enggak boleh geer, tapi tetap sesuai yang kami harapkan," tuntasnya.


EditorKistyarini

Close Ads X