Novel "Laskar Pelangi" Menang di New York Book Festival

Kompas.com - 22/10/2013, 10:21 WIB
Novelis Andrea Hirata. KOMPASNovelis Andrea Hirata.
EditorTri Wahono


KOMPAS.com
 — Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata terus menapak sejarah sastra Indonesia. Novel yang dalam edisi Amerika Serikat berjudul The Rainbow Troops itu menjadi pemenang pertama untuk kategori general fiction pada festival buku yang sangat bergengsi, yaitu New York Book Festival 2013.

Karya Andrea itu, antara lain, mengungguli penulis AS Samuel Finlay dengan karya berjudul Breakfast with The Dirt Cult di tempat kedua, serta 20 penulis yang mendapat penghargaan dalam kategori general fiction ini.

Andrea sendiri kini berada di Italia untuk menghadiri peluncuran novel Laskar Pelangi edisi Italia yang berjudul La Scuola Ai Confini Del Mondo yang diterbitkan Rizzoli. ”Alhamdulillah bulan ini Laskar Pelangi edisi Italia, Jerman, Portugal, dan Jepang telah terbit dan tersedia di toko-toko buku negara tersebut,” ujar Andrea, yang juga diundang menghadiri Frankfurt Book Fair 2013.

Menurut rencana, bulan depan Laskar Pelangi edisi Perancis dan Bulgaria akan diterbitkan oleh penerbit Mercure de France dan penerbit Hermes.

”Mimpi lamaku agar novelku dapat diterbitkan oleh penerbit-penerbit ternama kelas dunia, seperti Hanser Berlin, Rizzoli, dan Mercure de France, akhirnya tercapai. Rasanya senang melihat novelku dipajang di toko-toko buku di Eropa. Kuharap penulis-penulis muda Indonesia terinspirasi dan tertantang untuk meraih pembaca di seluruh dunia,” kata Andrea. (LOK)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X