Sutradara Luc Besson Serang Paparazzi di Taiwan

Kompas.com - 03/11/2013, 13:12 WIB
Aktris AS Scarlett Johansson hadir dalam acara pemutaran film Under the Skin, yang ikut kompetisi pada Venice Film Festival 2013 atau yang ke-70, di Venice Lido, Italia, 3 September 2013. AFP PHOTO/TIZIANA FABAktris AS Scarlett Johansson hadir dalam acara pemutaran film Under the Skin, yang ikut kompetisi pada Venice Film Festival 2013 atau yang ke-70, di Venice Lido, Italia, 3 September 2013.
EditorAti Kamil
TAIPEI, KOMPAS.com -- Sutradara Luc Besson menyerang seorang pemburu foto atau paparazzi di Taiwan karena mengganggu shooting film terbarunya. Pemburu foto itu mengambil gambar dari pemeran utama dalam film Lucy, Scarlett Johansson.

Dalam konferensi pers di Taipei, Jumat lalu (1/11/2013), Besson mengatakan bahwa pengambilan gambar menjadi seperti mimpi buruk karena gangguan yang terus menerus dari media. "Saya kehilangan sedikit konsentrasi," kata sutradara asal Perancis ini.

Sutradara film Fifth Element tersebut juga menegaskan bahwa haknya untuk tidak mengungkapkan rincian penampilan Johansson, seperti gaya rambut dan pakaian, sampai filmnya itu diluncurkan. "Kami tidak mau ada gambar dengan pakaian-pakaian baru Scarlett," tegasnya sambil membantah bahwa dia ingin meninggalkan Taiwan lebih awal sebagai protes atas perilaku media.

Foto bintang berusia 28 tahun itu di lokasi adegan film tersebut memerlihatkan dia dengan potongan rambut pendek bob berwarna pirang, jaket kulit bercorak macan tutul, dan topi koboi.

Hampir ditabrak
Besson berada di Taipei selama 11 hari untuk produksi Lucy. Johansson dikabarkan berperan sebagai penyelundup narkotika yang memiliki kemampuan super. Namun, dalam konferensi pers, Besson membantah peran itu dan tidak merinci lebih jauh tentang film terbarunya tersebut.

Belum ada waktu yang ditetapkan untuk peluncuran film yang akan menampilkan Johansson bersama dengan aktor kawakan Morgan Freeman dan bintang Korea Selatan Choi Min-sik itu.

Akhir minggu lalu, muncul laporan bahwa awak film Besson hampir ditabrak oleh kendaraan bermotor yang digunakan oleh media lokal. Insiden tersebut mendorong Wali Kota Taipei menyerukan agar media menahan diri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X