Hanung Anggap Gugatan Rachmawati Promo Negatif Film Soekarno

Kompas.com - 16/11/2013, 18:03 WIB
Hanung Bramantyo KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAHanung Bramantyo
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Sutradara Hanung Bramantyo mengaku tidak ambil pusing dengan gugatan perdata yang dilayangkan Rachmawati Soekarnoputri di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat soal film Soekarno: Indonesia Merdeka.

"Perkara itu sudah ditangani pengacara saya," kata Hanung di sela jumpa pers 8th Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2013, di Sae Institute, fX Jakarta, Jumat (15/11/2013).

Lelaki 38 tahun itu memiliki alasan cukup kuat atas masalah ini. Menurut Hanung, porsi terbesar tanggung jawab perkara perdata ini ada pada produser film Soekarno: Indonesia Merdeka, Raam Punjabi.

"Saya kan hanya koki, bukan pemilik toko kue. Saya hanya menjalankannya saja," tekan Hanung.

Namun, tetap saja gugatan yang dilayangkan Rachmawati tersebut telah mengusik ketenangan suami artis peran Zaskia Adya Mecca ini. "Buat saya, gugatan tersebut seperti promo negatif untuk film saya," kata Hanung.

Seperti diberitakan sebelumnya, Raam Punjabi dan Hanung digugat secara perdata oleh Rachmawati melalui pengacaranya, Ramdan Alamsyah, ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bernomor perkara 499/Pdt.G/2013/PN Jakpus pada 1 November 2013.

Selain melarang penayangan film di semua bioskop Indonesia pada 9 Desember 2013 nanti, Rachmawati juga menuntut ganti rugi immateriil sebesar Rp 100 miliar kepada Multivision Pictures selaku rumah produksi yang memakai jasa akting Ario Bayu, Lukman Sardi, Tika Bravani, dan Maudy Koesnaedi sebagai pemeran utama film Soekarno: Indonesia Merdeka.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X