Sarah Carter Jajal Petualangan Film di Indonesia

Kompas.com - 29/04/2014, 18:52 WIB
Sarah Carter ISTSarah Carter
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- "Saya bekerja dengan orang-orang yang banyak senyum. Ini sangat berbeda dengan Hollywood," kata Sarah Carter (33), artis Hollywood yang diundang untuk ikut bermain dalam film Indonesia berjudul Guardian. Bagi Sarah, bermain film di Indonesia merupakan petualangan seru.

Sarah dikenal penonton Indonesia melalui perannya sebagai Shaina dalam film Final Destination 2 dan Helena di film DOA: Dead Or Alive. Ia juga dikenal sebagai bintang televisi dalam serial Falling Skies arahan sineas besar, Steven Spielberg, serta film televisi Smallvile dan Shark. Ia mengatakan senang bisa terlibat membuat film di luar Hollywood.

Menurut Sarah, Guardian merupakan proyek spesial baginya karena akhirnya ia bisa bekerja di luar Hollywood. "You know, bekerja di Hollywood membuat kita seperti memakai kacamata yang sempit. Kita tidak sempat melihat dunia lain, padahal di luar sana banyak orang-orang kreatif seperti di Indonesia," kata Carter saat datang ke acara screening film Guardian, Senin (28/4/2014) di Epicentrum. Sore itu ia terlihat antusias berada di tengah pemain Guardian lainnya.

Di film aksi garapan sutradara Helfi Kardit ini, Sarah berperan sebagai Paquita, istri bandit narkoba yang berambisi duduk di kursi menteri. Untuk menyelamatkan anaknya dari upaya pembunuhan oleh sang suami, Paquita yang kabur dari penjara harus angkat bedil.

Sarah memutuskan ikut dalam film ini karena ia merasa waktunya sedang tepat. Jadwal shooting Guardian selama dua bulan di Jakarta bertepatan dengan jadwal istirahat shooting Falling Skies di Hollywood.

Sarah yang lahir di Toronto, Kanada, ini mengatakan, kendala utama di film Guardian adalah bahasa. Namun, ia sangat ingin bisa sedikit berdialog dengan bahasa Indonesia dalam filmnya.

"Saya suka lembur semalaman untuk bisa mengucap dialog Indonesia," kata Sarah, yang penyuka soto ayam ini.

Selepas screening, Sarah akan kembali ke Amerika. Ia mengatakan akan kangen Jakarta, terutama dengan orang-orangnya dan kemacetannya.

"Biasanya saya memilih tidur di mobil kalau terjebak macet di Jakarta, he-he-he," ungkap Sarah.

Di Hollywood, ia berjanji akan membawa cerita tentang Indonesia. (Lusiana Indriasari)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X