Bondan Prakoso: Bisa Jadi Kampanye Hitam Itu Keadaan Sebenarnya

Kompas.com - 06/06/2014, 10:55 WIB
Bondan Prakoso hadir dalam jumpa pers film Para Pemburu Gajah, di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANABondan Prakoso hadir dalam jumpa pers film Para Pemburu Gajah, di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Seiring masa kampanye calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) mulai bergulir pada 4 Juni 2014, pemain bas sekaligus vokalis dan pencipta lagu Bondan Prakoso (30) mengaku belum bisa menentukan apakah akan memilih pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa atau Joko Widodo (Jokowi) dan Muhammad Jusuf Kalla (JK).

"Dua-duanya punya visi berbeda, punya karakter yang beda. Gue berada di fase memilih," kata Bondan usai jumpa pers film Para Pemburu Gajah, di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014).

Secara pribadi Bondan malah merindukan figur Presiden Soekarno.

"Gue rindu sosok Bung Karno ya, walau gue enggak lahir di zamannya," ujar Bondan, yang kini bersolo karier setelah Bondan feat Fade 2 Black belum berkegiatan lagi.

Meski belum menentukan pilihannya, Bondan berharap presiden ketujuh negara ini nanti bisa memerbaiki industri musik dalam negeri.

"Yang jelas, siapa pun yang terpilih harus melihat musik bukan sekadar hiburan, tapi harus melihat sebagai sesuatu yang tak ternilai (sangat berharga)," ucap Bondan.

Bondan juga menanggapi kampanye hitam yang belakangan ini sering dialamatkan baik ke Prabowo maupun Jokowi. Menurut Bondan, kampanye hitam bisa saja merupakan sebuah cerminan keadaan yang sebenarnya.

"Kalau gue melihatnya fenomena wajar, itu refleksi realita. Kita enggak bisa salahkan para penghujat. Mereka dalam keadaan sadar waktu melakukannya. Kalau bagus, ya bagus, enggak bagus, ya enggak bagus. Kita kan bisa lihat ada kekecewaan, ada yang asbun (asal bunyi), atau yang penting eksis," tekan Bondan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.