Ahmad Dhani Akui Tak Dapat Izin Modifikasi "We Will Rock You"

Kompas.com - 26/06/2014, 01:42 WIB
Pada akun Twitter miliknya, Brian May, gitaris band rock legendaris Inggris, Queen, menyatakan bahwa lagu karyanya yang berjudul We Will Rock You telah dijadikan lagu untuk video kampanye tanpa izin darinya. TWITTERPada akun Twitter miliknya, Brian May, gitaris band rock legendaris Inggris, Queen, menyatakan bahwa lagu karyanya yang berjudul We Will Rock You telah dijadikan lagu untuk video kampanye tanpa izin darinya.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Artis musik Ahmad Dhani mengakui bahwa lagu "Prabowo-Hatta: We Will Rock You" tak mengantongi izin dari Brian Harold May (66), gitaris grup rock legendaris dari Inggris, Queen, selaku pemegang hak cipta lagu "We Will Rock You".

"Kebetulan kami yang ini nggak dikasih izin ya (untuk) menjadikannya lagu iklan resmi. Karena nggak dapat izin, ya akhirnya nggak jadi lagu iklan resmi," kata Dhani di sela konser Battle Royale di Studio IV RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (25/6/2014) malam.

Lagu "Prabowo-Hatta: We Will Rock You" merupakan modifikasi "We Will Rock You", dengan perubahan lirik menjadi kalimat-kalimat dukungan untuk pasangan Prabowo-Hatta. "Jadi, saya tegaskan bahwa lagu ini bukan lagu resmi kampanye Prabowo-Hatta karena belum mendapatkan izin," kata Dhani.

"Kadang-kadang pers luar negeri itu terlalu cepat menyimpulkan, saya enggak tahu kenapa, mungkin karena situasinya juga terlalu politis ya," imbuh Dhani. Dia pun memaklumi May sampai angkat bicara lewat Twitter.

"Brian May pasti harus komen karena kan situasi Indonesia dibawa-bawa ke luar negeri, situasi Indonesia sangat-sangat politis dibawa-bawa ke luar negeri, pas suasana lagi sensitif juga," ujar Dhani. "Brian May juga enggak mau terlibat dalam urusan Nazi dan Neo Nazi, urusan fasis dan lain-lain itu. Saya rasa itu jawaban (May) yang paling bagus."

Dhani juga menyatakan tak keberatan bila video lagu yang sudah telanjur diunggah ke YouTube tersebut diturunkan atas perintah tim sukses Prabowo-Hatta. "Saya enggak keberatan karena lagunya bukan iklan resmi," tekan dia.

Menurut Dhani, tim sukses Prabowo-Hatta tidak tahu apa-apa soal lagu yang belum mendapatkan izin penggunaan hak cipta tersebut. "Ya memang itu belum (lagu) resmi gitu lho. Yang resmi ya 'Garuda di Dadaku' ya," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X