Farhat Abbas: Ahmad Dhani Nazi Pancasilais

Kompas.com - 28/06/2014, 08:59 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara Farhat Abbas tidak lagi berkomentar sepedas dulu soal artis musik Ahmad Dhani, bahkan ketika diminta komentar tentang kontroversi Dhani terkait video lagu Prabowo-Hatta: We Will Rock You.

"Fine-fine aja, mungkin dia pengagum Hitler makanya seperti itu. Di sini juga kan banyak yang memasang atau menjual bebas lambang-lambang itu kan," kata Farhat saat berbincang dengan Kompas.com melalui telepon, Jumat (27/6/2014).

Farhat tak melihat ada masalah dengan video tersebut. Dia berpendapat, busana yang dikenakan Dhani adalah simbol kebebasan berekspresi. Dia juga menilai busana tersebut tak identik dengan kepemimpinan yang menganut paham Nazi. "Tidak ke arah sana, mungkin semangat Nazi Pancasilais. Semangatnya tetap Pancasila meskipun bajunya seperti itu."

Pria yang pernah berseteru dengan Dhani ini pun tak banyak berkomentar soal hak cipta lagu Dhani itu yang merupakan modifikasi penuh atas We Will Rock You milik Queen. "Lagu itu sudah lebih dari 50 tahun ya kalau enggak salah, dan Dhani juga enggak mengakui karya cipta dia, jadi enggak masalah," ujar dia pendek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.