Iwan Fals Sampaikan Pesan Kemanusiaan lewat Lagu "Palestina"

Kompas.com - 17/07/2014, 15:33 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Pedih dan duka atas luka Palestina ikut dirasa oleh artis musik kenamaan Iwan Fals. Sebuah lagu berjudul "Palestina" dicipta oleh pemilik nama asli Virgiawan Listanto ini. Kemudian, lagu tersebut direkamannya sendiri dengan bantuan soundcloud.com, dengan musik akustik. Lalu, lagu itu diunggahnya ke situs resminya, www.iwanfals.co.id.

"ini linknya: http://t.co/fNSVbGSvlo," kicau Iwan melalui akun Twitter-nya, @iwanfals, Selasa (15/7/2014) malam.

Lagu "Palestina", yang berlirik tajam, disajikan oleh Iwan dalam durasi empat menit 40 detik. Pada bait demi baitnya, Iwan menumpahkan berbagai macam rasa yang berkecamuk di dirinya mengenai Palestina. Hal itu berkait dengan perang yang sedang berlangsung antara Israel dengan Kelompok Hamas Palestina dan menelan ratusan korban jiwa di Jalur Gaza, Palestina.

Berikut adalah lirik lagu "Palestina", yang ditulis oleh Iwan:

"Palestina, bukan soal agama Ini hanya soal tanah semata, siapa yang tak ingin merdeka."
"Anak suci pulang, dipelukan orang tuanya... Wajahnya masih tersenyum, dibawa lari orang-orang di jalanan
."
"Gaza Gaza Gaza... Panggung setan paling tega."
"Gaza Gaza Gaza... Tank dilempar batu, perempuan kecil pukul serdadu Jet tempur diketapel dan bom-bom hari-hari."
"Orang pamer kuasa, atas nama apa saja... Intifadah dengan polosnya menasehati dunia." "Cukong-cukong senjata pesta-pesta, tari perut gahwa dan sisha di bawah purnama padang pasir yang anyir."
"Palestina... Saudaraku di Gaza... Bertanya pada bangsa bangsa yang bego, tak ada guna percuma saja."
"Oh dunia Ini air mata... Sejak jaman nabi nabi hingga kini. Bagai air suci yang memancar tak henti-henti."
"Oh dunia ini airmata... Sejak jaman sebelum Adam diusir surga sebagai persembahan sejarah umat manusia yang lemah."
"Palestina, bisa jadi soal agama Hanya karena tanah semata, bagi yang ingin merdeka."

Melalui lagu tersebut, Iwan berharap setiap pendengarnya tak kehilangan rasa kemanusiaan.

"Selamat menikmati lagunya & semoga kita tidak kehilangan rasa kemanusiaan," kicau Iwan, Kamis (16/7/2014).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.