RAN Berjualan T-Shirt Lirik Lagu

Kompas.com - 19/09/2014, 19:19 WIB
Trio RAN diabadikan dalam acara peluncuran merchandise resmi mereka, yang dititipjualkan di toko busana Monstore, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANATrio RAN diabadikan dalam acara peluncuran merchandise resmi mereka, yang dititipjualkan di toko busana Monstore, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2014).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Trio RAN, yang terdiri dari Rayi Putra Rahardjo (Rayi, vokal dan rap), Astono Handoko (Asta, gitar), dan Anindyo Baskoro (Nino, vokal), menjadikan penggalan lirik lagu-lagu dalam album keempat mereka, Hari Baru, sebagai bagian dari desain merchandise resmi band dari Jakarta tersebut.

"Kami pengin perkenalkan merchandise kami, bekerja sama dengan clothing lokal, namanya Monstore. Kami pengin coba lebih serius mencoba hal baru yang belum tersentuh, salah satunya merchandise," kata Nino dalam jumpa pers di toko baju Monstore, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa lalu (15/9/2014).

"Kami belum lama ini ngeluarin album Hari Baru (30 Januari 2014). Jadi kaus yang kami desain ini ada lirik-lirik dari album kami itu," terang Nino.

RAN menjagokan lirik single pertama dari album itu, "Dekat di Hati", untuk mengenalkan merchandise resmi mereka, yang berupa t-shirt.

"Single 'Dekat di Hati' itu bercerita soal hubungan jarak jauh, antara dua negara, dua benua yang berbeda. Kalau orang lebih lihat sisi pesimisnya, kami justru melihat dengan hal yang optimistis, bisa jadi hal indah juga. Selama memandang langit yang sama berarti kita masih di bumi yang sama," tutur Nino.

"Jadi, desainnya lebih banyak dari lirik lagu baru. Misalnya, 'Jauh di Mata Dekat di Hati', 'Gagal Itu Biasa'," timpal Rayi.

"Jadi ada pesan juga, jangan takut gagal. Gagal itu biasa dan harus tetap optimistis," tambah Nino.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara keseluruhan, merchandise berupa t-shirt tersebut dirancang oleh RAN dengan konserp yang kasual.

"Kalau konsep dari kami dan kami obrolin dengan tim Monstore, jadi modelnya lebih casual urban sih. Sesuai kami bertiga, manggung enggak manggung seringnya casual urban dan yang penting nyaman," ujar Rayi.

"Kami punya merchandise ini sifatnya unisex, jadi kami senang pakai merchandise pada keseharian kami, bisa cowok banget," tambahnya.

Selain itu, RAN tetap memerhatikan kualitasnya.

"Kami pengin punya merchandise yang berkualitas baik. Kalau bikin musik yang baik itu kami sudah biasa, jadi kami pengin keluarin merchandise yang baik juga," tekan Nino.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.