Indonesia Bakal Punya 3.000 Layar Bioskop Baru

Kompas.com - 14/10/2014, 18:42 WIB
CEO PT Cinemaxx Global Pasifik, Brian Riady, dalam jumpa pers di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANACEO PT Cinemaxx Global Pasifik, Brian Riady, dalam jumpa pers di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2014).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Sejalan dengan meningkatnya standar hidup, permintaan akan hiburan berupa film juga meningkat. Karena itu, untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, perusahaan sinema nasional Cinemaxx berencana menambah 3.000 layar bioskopnya.

"Target kami dalam lima tahun membuka 1.000 layar dengan 150 lokasi, dan 10 tahun ke depan dengan 2.000 layar dengan 300 lokasi. Total investasi Rp 6 triliun," kata CEO PT Cinemaxx Global Pasifik, Brian Riady, dalam jumpa pers di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2014).

"Jika kita lihat masih ada potensi dalam lima sampai 10 tahun ke depan, masih bisa dikembangkan jadi 5.000 layar," lanjut Brian.

Brian menerangkan, Cinemaxx memiliki target pasar secara nasional di Indonesia. "Target kami adalah jangkauan nasional dengan menyentuh 85 kota. Dari 85 kota ini, kami ingin menyentuh virgin market cinema (lingkungan masyarakat yang belum tersentuh bioskop)," kata Brian.

Untuk saat ini Cinemaxx sudah menggelar 16 layar bioskop di Indonesia. "Kami sudah memiliki dua lokasi di Jakarta, yaitu di Semanggi tiga layar dan FX Senayan lima layar. Di Sumatera, tepatnya di Palembang Icon Mall, ada delapan layar," kata Brian.

"Dalam enam bulan ke depan kami akan buka di Ponorogo, Manado, Medan, Denpasar, Tangerang, Kendari, Bekasi, dan Yogyakarta," tambahnya.

Brian optimistis Cinemaxx akan diterima masyarakat Indonesia. "Kami semua di Cinemaxx merasa gembira karena Cinemaxx dinamis untuk industri film Indonesia. Dalam lima sampai 10 tahun ke depan akan ada gebrakan dan kami ikut andil dalam gebrakan itu. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, kami yakin Indonesia akan bertumbuh kuat," papar Brian.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X