Gogon: Mbak Djudjuk Bantu Wujudkan Reuni Srimulat

Kompas.com - 06/02/2015, 21:19 WIB
Djujuk Djuariah, anggota grup komedi Srimulat, diabadikan di Jakarta pada 20 Maret 1985. KOMPAS/GM SUDHARTADjujuk Djuariah, anggota grup komedi Srimulat, diabadikan di Jakarta pada 20 Maret 1985.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Pada Agustus 1995, pelawak sekaligus sutradara grup Srimulat, Margono alias Gogon, mengusulkan untuk menggelar pertunjukan reuni Srimulat. Pementasan itu dinilai berhasil oleh penyelenggaranya karena mampu menyedot perhatian publik. Namun, Gogon mengaku, pertunjukan tersebut sebenarnya akan batal seandainya Djudjuk Djuariah ketika itu tak membantunya.

"Jadi gini, pada waktu saya menjabat sebagai sutradara di Srimulat, sempat dipesan. Pak Teguh Slamet Rahardjo, yang pendiri Srimulat itu, bilang, 'Gon, kalau kamu meneruskan karier kamu, tolong bawa Srimulat.' Akhirnya, saya punya gagasan membuat reuni Srimulat, saya punya gagasan untuk pertama kali mengumpulkan teman-teman untuk reuni," cerita Gogon kepada artis peran dan pembawa acara Raffi Ahmad dalam program komedi Pesbukers, yang disiarkan langsung dari Studio ANTV, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2015).

Gogon awalnya melihat rencana reuni Srimulat akan mudah diwujudkan dengan mendapat dana dari tokoh kenamaan Hasmi Sadikun. Namun, Hasmi meninggal dunia sebelum reuni Srimulat terlaksana.

"Saya jadi bingung sendiri," kenang Gogon lagi.

Beruntung, Gogon bisa kembali menenangkan diri dan berpikir jernih. Ia lalu menemui Djudjuk untuk meminta pendapat.

"Terus saya bilang ke Bu Djdudjuk, ini enaknya bagaimana. Dia bilang, 'Minta saja uang ke Mas Kadir (pelawak). Mas Kadir kan lagi banyak uang'," kisah Gogon.

Namun, diberi saran demikian, Gogon malah segan menemui Kadir, yang sedang naik daun pada era tersebut.

"Saya bilang, 'Tolong bantuin, kalau saya yang datang ke Mas Kadir, siapa saya? Saya kan enggak punya nama, beda dengan Bu Djudjuk'," cerita Gogon.

Akhirnya, Gogon berhasil membujuk Djudjuk untuk menemui Kadir. Berkat pertemuan itu, pementasan reuni Srimulat bisa diwujudkan.

"Akhirnya, reuniannya jadi," ungkap Gogon.

Keberhasilan pertunjukan reuni Srimulat membuat stasiun televisi Indosiar meminang grup komedi tersebut, yang pernah tampil di layar kaca TVRI  pada 1986-1987. Srimulat pun kembali ke layar kaca pada 1995-2003. Aneka Ria Srimulat, nama acara komedi itu. Setelah itu, pada 2004, Srimulat tak lagi berkegiatan sebagai grup. Baru pada 2006 Srimulat kembali mendapat tawaran main dari Indosiar untuk 36 episode.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X