Jenazah Djudjuk "Srimulat" Dibawa ke Solo, Tangis Keluarga Pecah

Kompas.com - 06/02/2015, 23:00 WIB
Djujuk Djuariah, artis komedi dari grup Srimulat diabadikan di Jakarta pada 20 Maret 1985. KOMPAS/GM SUDHARTADjujuk Djuariah, artis komedi dari grup Srimulat diabadikan di Jakarta pada 20 Maret 1985.
|
EditorAti Kamil
YOGYAKARTA, KOMPAS.com --Suasana haru menyelimuti ruang jenazah Rumah Sakit (RS) Panti Rapih, Yogyakarta, Jumat (6/2/2015) malam, ketika para anggota keluarga memanjatkan doa untuk mendiang artis komedi senior dari grup Srimulat, Djudjuk Djuariah.

Djudjuk meninggal dunia di  Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta, pada Jumat kira-kira pukul 15.10 WIB, dalam usia 67 tahun karena kanker usus.

Seusai acara berdoa bersama, Quirinto Endi, menantu Djudjuk, mengatakan bahwa jenazah Djudjuk dirias sesuai keinginan Djudjuk.

"Itu sesuai keinginan beliau, bersanggul dan berkebaya. Jadi, seperti terlihat di panggung, ya itu lah keinginan beliau," tutur Quirinto.

Jenazah Djudjuk, dalam peti putih, lalu dimasukkan ke dalam ambulans. Tangis para anggota keluarganya pun pecah ketika ambulans bergerak membawa jenazah ke Solo, Jawa Tengah.

"Jam 10 (Sabtu pagi, 10.00 WIB) ada doa jenazah. Rencananya, jam satu (Sabtu siang, 13.00 WIB)  akan dimakamkan," terangnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X